Sembcorp Umumkan Konsesi Air di Batam Berakhir

sembcorp batam
Sembcorp Industries.

Singapura (gokepri.com) – Sembcorp Industries mengumumkan konsesi pengelolaan air 25 tahun yang dijalankan unit usahanya di Batam telah berakhir.

Unit usaha Sembcorp tersebut adalah PT Adhya Tirta Batam. Selama 25 tahun, ATB memasok air bersih ke pelanggan perumahan dan industri.

Dalam pengumuman Sembcorp yang dilansir Business Times, Senin (16/11/2020), konsesi yang diberikan kepada ATB pada 1995 berakhir pada 14 November 2020.

HBRL

Adapun Sembcorp Utilities Netherlands NV memiliki 50 persen saham di ATB.

ATB telah menyerahkan asetnya kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam. “Hak atau kewajiban ATB untuk mengelola dan mengoperasikan aset air di Batam telah dihentikan,” tulis pengumuman itu.

Baca Juga:

Untuk memenuhi kewajiban pasar bursa di Singapura atau regulatory filing pada Senin (16/11/2020), Sembcorp mencatat berakhirnya konsesi di Batam diperkirakan tidak akan berdampak material pada pendapatan per saham dan nilai aset bersih per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Saham Sembcorp Industries ditutup pada SGD1,69 pada hari Jumat, naik SGD0,03 atau 1,8 persen. Untuk diketahui, Sembcorp Industries adalah perusahaan asal Singapura yang bergerak di bidang energi dan pengembangan kota.

Diberitakan, Tepat pada Minggu (15/11/2020) pukul 00.00 WIB, Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mengoperasikan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Batam.

Hal ini ditandai dengan kegiatan serah terima operasional dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) kepada BP Batam yang dilaksanakan di Ruang Rapat Water Treatment Plan (WTP) Muka Kuning, Batam.

Serah terima operasional dihadiri oleh Direktur Utama SPAM Batam, Sutedi Raharjo, Head of Operation PT ATB, Muhammad bin Ismaun, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan, Direktur Restrukturisasi BP Batam, Arham S. Torik, Direktur Pengamanan Aset, Moch. Badrus, Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro, Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun Hakim, dan Kepala Biro Umum BP Batam, Budi Susilo.

(can)

Editor: Candra Gunawna
Sumber: Business Times

Baca Juga:

Pos terkait