Batam (gokepri.com) – Mulai Agustus 2021 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) tak memproduksi lagi keripik Cheetos, Lay’s, dan Doritos. Camilan favorit ini bakal menghilang dari rak toko.
Penyebab utama, perjanjian dengan pemilik jenama itu selesai karena ICBP mengakuisisi 49 persen saham Fritolay Netherlands Holding B.V. (Fritolay), sebagai afiliasi PepsiCo Inc., di dalam perusahaan patungan PT Indofood Fritolay Makmur (IFL), senilai Rp494 miliar atau setara 49% dari total seluruh saham yang terbitkan IFL. IFL adalah produsen ketiga merek itu di Indonesia. Akuisisi sebenarnya terjadi pada 17 Februari 2021.
Di media sosial konsumen ketiga merek itu menyambut dengan sedih. Camilan favorit bakal menghilang dari rak toko.
Kepada Bursa Efek Indonesia, Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Gideon A. Putro, menyatakan Fritolay, PepsiCo, dan/atau pihak afiliasi lainnya tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan, atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL selama tiga tahun sejak berakhirnya masa transisi.
Artinya, ketiga merek camilan itu akan menghilang selama tiga tahun. Setelah itu entah.
Cheetos, Lay’s, dan Doritos adalah jenama atau merek milik Fritolay. Tanpa pemilikan saham Fritolay di IFL, tak ada kerja sama lagi ICBP, pemilik IFL, dengan perusahaan yang berafiliasi ke PepsiCo tersebut.
Lays, Cheetos, dan Doritos merupakan merupakan salah satu cemilan yang terkenal di Indonesia bahkan di dunia. Lays sudah ada sejak sekitar 75 tahun lalu, pertama kali dipasarkan oleh Herman W. Lay pada sekitar tahun 1930-an.
Dikutip dari Insider, saat itu Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling menggunakan mobilnya di sekitar wilayah Nashville, Tennessee, AS. Di tengah-tengah membangun perusahaan keripiknya ada pesaing lain bernama Fritos.
Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961. Sekitar empat tahun kemudian, perusahaan gabungan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.
Sementara Cheetos, ditemukan pada 1948 oleh pendiri Fritos yakni Charles Elmer Doolin di Dallas, Texas. Doolin akhirnya bermitra dengan Herman W.Lay (pencetus merek Lays) untuk memproduksi Cheetos secara nasional serta produk kentang lainnya bernama Fritatos.
Cheetos terbukti sangat sukses diterima di masyarakat, akhirnya Doolin dan Herman Lay menggabungkan dua perusahaan mereka dan membentuk Frito-Lay Inc. Seluruh makanan ringan Frito-Lay Inc itu akhirnya dimiliki oleh PepsiCo.
Terakhir Doritos yang merupakan produksi Frito-Lay, tapi Doritos yang merupakan keripik tortilla ini baru dipasarkan secara komersial sekitar tahun 1964.
Dilansir Huffpost, Doritos dengan cepat menjadi populer di California Selatan dan pada tahun 1966 tersedia di seluruh California. Pada 1967, Doritos hadir dengan rasa baru yaitu rasa bumbu taco dan pada 1972 muncul lagi rasa baru yaitu rasa keju nacho yang paling populer sepanjang masa.
Kini, Doritos punya sekitar 17 pilihan rasa. Di Indonesia, Doritos hanya tersedia 3 rasa saja yakni Doritos Barbeque, Nacho Cheese, dan Roasted Corn. (Can/Detik.com/Lokadata)
|Baca Juga: Kacang Rebus, Camilan dengan Banyak Manfaat









