Sekda Bintan Sebut ASN Tak Wajib Cuti Jika Pasangan Jadi Caleg

Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika. Foto: Gokepri.com/Engesti

Bintan (gokepri.com)– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bintan tak wajib cuti jika pasangannya menjadi calon legislatif (caleg)

Ia justru mempertanyakan aturan yang mengharuskan ASN wajib cuti jika pasangan mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

“Aturan yang mana? Tidak diwajibkan seperti itu,” kata dia di aula Gubernur, Selasa 5 Desember 2023.

Baca Juga: Pasangan Jadi Caleg, 11 ASN Tanjungpinang Ajukan Cuti

Ia mengaku, dalam undang-undang ASN tidak ada kewajiban bagi ASN untuk cuti jika pasangan ingin maju ke kontestasi politik. Apalagi dari BKSDM Bintan tidak ada permintaan harus mengajukan cuti.

“Coba dicek dulu aturan. Kalau memang ada aturannya harus cuti saya cuti,” kata dia.

Ia mengatakan meskipun istrinya maju sebagai caleg tidak membuatnya tidak menjaga netralitas.

“Tentu sebagai ASN harus netral,” kata dia.

Untuk diketahui, istri sekda kabupaten Bintan Elyza Riani menjadi calon legislatif atau caleg DPRD Kabupaten Bintan pada pemilu 2024 mendatang.

Sementara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bintan mengeluarkan imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki pasangan yang akan berkontestasi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 untuk mengambil cuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ketua Bawaslu Bintan, Sabrima Putra, menyampaikan imbauan ini saat menggelar sosialisasi pengawasan tahapan kampanye Pemilu serentak tahun 2024.

“Menurut surat yang dikeluarkan oleh MenpanRB, ASN wajib mengambil cuti jika pasangannya ikut dalam pemilihan legislatif, apabila ingin mendampingi istri atau suaminya dalam kegiatan kampanye,” ujar Sabrima Putra.

Ia mengatakan aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 36 tahun 2018 menyatakan bahwa ASN yang pasangannya ikut berkompetisi wajib mengajukan cuti.

Tujuan dari imbauan ini adalah untuk mencegah terjadinya pelanggaran netralitas serta penyalahgunaan kekuasaan yang mungkin dilakukan oleh ASN di daerah masing-masing.

Hingga saat ini, di Kabupaten Bintan belum ada ASN yang mengajukan cuti meskipun pasangannya akan mengikuti Pileg pada 2024.

“Meskipun belum ada temuan atau laporan yang kami proses di Kabupaten Bintan, kami terus melakukan imbauan dan sosialisasi terkait masalah netralitas ASN ini,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN