BP Batam digandeng TVRI Kepri menyiapkan kolaborasi siaran dan aktivitas publik untuk memperluas partisipasi masyarakat.
BATAM (gokepri) – Euforia turnamen sepak bola dunia kerap menghidupkan ruang publik dan mendorong perputaran ekonomi lokal. Momentum itu kembali datang pada Piala Dunia 2026 yang bergulir Juni mendatang.
Di Batam, Badan Pengusahaan Batam berkolaborasi untuk menangkap peluang tersebut. Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima audiensi Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda, di Gedung Annex 2, Batam Centre, Selasa, 5 Mei 2026.
Baca Juga: BP Batam Percepat Persetujuan Lingkungan Jadi 29 Hari
Ariastuty menilai peran media publik penting untuk membangun euforia yang sehat sekaligus ruang interaksi masyarakat. TVRI tidak hanya menyampaikan informasi pemerintahan, tetapi juga menghadirkan hiburan yang terkurasi.
Ia mengatakan BP Batam siap memperkuat kolaborasi agar rangkaian kegiatan berjalan efektif. Dukungan itu sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala Li Claudia Chandra untuk menggerakkan partisipasi publik. “Kami menyambut kolaborasi ini dan berharap seluruh kegiatan berjalan lancar,” kata dia.
Dari sisi penyiaran, Yenni Marlinda menyebut TVRI memegang hak siar resmi FIFA untuk penayangan di Indonesia. Masyarakat dapat mengakses pertandingan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport pada televisi digital berbasis UHF.
Bagi pengguna televisi analog, ia menjelaskan kebutuhan perangkat set top box agar siaran dapat diterima. TVRI juga membuka registrasi melalui laman bolagembira.tvrinews.com untuk mengakses program terkait Piala Dunia.
Menurut Yenni, aktivitas seperti nonton bareng berpotensi menggerakkan ekonomi mikro di sekitar lokasi kegiatan. Keramaian penonton biasanya mendorong penjualan kuliner dan produk UMKM. “Euforia Piala Dunia kami harap memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di Kepulauan Riau, khususnya Batam,” ujarnya.
Kolaborasi BP Batam, TVRI Kepri, dan pemangku kepentingan lain diharapkan menghadirkan program yang menghibur sekaligus bernilai ekonomi. Ariastuty menegaskan, sinergi ini diarahkan untuk memperluas manfaat publik dari sebuah perhelatan global. “Kami ingin momentum ini memperkuat ruang interaksi dan ekonomi masyarakat ke depan,” kata dia.
Baca Juga: BP Batam Cari Solusi UWT 214 Rumah di Puskopkar Batu Aji
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









