JAKARTA (gokepri) – Salah satu hewan untuk qurban saat Idul Adha adalah kambing. Biasanya, kambing dipilih karena harganya yang lebih terjangkau ketimbang sapi, unta, atau kerbau. Namun,
Satu ekor kambing qurban pada dasarnya diperuntukkan bagi satu orang, sementara sapi dan unta bisa untuk tujuh orang.
Diterangkan oleh Wahbah Az Zuhaili melalui Terjemah Fiqhul Islam wa Adillatuhu yang diterbitkan Gema Insani, hal tersebut disepakati oleh ulama.
Terkait kebolehan qurban 1 ekor kambing untuk sekeluarga, berikut penjelasannya menurut ulama.
Pendapat Ulama Terkait qurban Satu Kambing untuk Sekeluarga
Pertama, Mazhab Syafi’i
Masih dari sumber yang sama, mazhab Syafi’i berpendapat bahwa ketika seorang muslim berqurban maka kewajiban bagi anggota keluarganya telah gugur. Dengan begitu, qurban orang itu tetap sah meskipun anggota keluarganya tidak berqurban.
Kedua, Mazhab Hambali
Mazhab Hambali memiliki pandangan boleh-boleh saja seseorang menyembelih satu ekor domba atau sapi atau unta untuk diri sendiri serta keluarganya. Hal ini didasarkan dari hadits Imam Muslim yang meriwayatkan bahwa Aisyah RA berkata Rasulullah SAW menyembelih seekor domba untuk berqurban dan berdoa,
“Dengan nama Allah. Ya Allah, terimalah qurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat MuhammadQ.”
Selain itu, ada juga hadits lain mengenai hal ini. Dari Abu Ayyub berkata,
“Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR Tirmidzi)
Ketiga, Mazhab Maliki
Pendapat ketiga berasal dari mazhab Maliki. Menurut mazhab ini, diperbolehkan bagi laki-laki menyembelih qurban berupa satu ekor kambing, sapi atau unta untuk dirinya dan keluarganya sekaligus.
Mazhab Maliki juga memperbolehkan mengikutsertakan lebih dari tujuh orang dalam satu hewan kurban dengan syarat tertentu, yaitu kerabat orang yang berqurban, berada di bawah tanggungan orang tersebut dalam hal nafkah serta tinggal serumah.
Bacaan Niat Qurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Berikut bacaan niat berqurban untuk diri sendiri dan keluarga yang dikutip dari buku Kumpulan Doa, Dzikir dan Sholawat Al-Khoirot yang ditulis A Fatih Syuhud.
1. Niat Qurban untuk Diri Sendiri
نوايتُ الأضحية بِسياتين لله تعالى
Nawaitu al-udhiyata bi syaatin lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat berqurban untuk diri sendiri karena Allah ta’ala.”
2. Niat Qurban untuk Keluarga
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim.
Artinya: “Ya Allah, Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari Engkau. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karena itu, Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku.” *
(sumber: detik.com)









