KARIMUN (gokepri.com) – Perhelatan akbar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke X Kepri bakal berlangsung di Karimun selama sepekan, yakni 2-8 Juli 2026.
Pertama kalinya dalam sejarah, Karimun menjadi tuan rumah. Tentu saja, Pemerintah Kabupaten Karimun menyatakan kesiapan penuh 100 persen untuk menyambut kontingen dan menjadi tuan rumah yang baik pelenggaraan pesta olah raga bagi pelajar yang digelar setiap 2 tahun sekali ini .
Kesiapan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, dalam Press Conference bersama awak media pada Sabtu 27 Juni 2026.
Bupati Ing. H. Iskandarsyah menyampaikan bahwa momentum menjadi tuan rumah perdana ini merupakan peluang emas bagi Pemerintah Kabupaten Karimun untuk memperkuat branding daerah di tingkat provinsi.
“Ajang POPDA ke-X ini kami maknai sebagai jalan strategis untuk memperkuat posisi Karimun agar lebih dikenal luas. Perhelatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya kami untuk memperkenalkan Bumi Berazam, baik dari sisi potensi investasi maupun pesona pariwisata,” tegas Bupati Ing. H. Iskandarsyah.
Dari sisi perputaran ekonomi (multiplier effect), kehadiran ribuan tamu, kontingen, dan keluarga atlet diproyeksikan akan membawa dampak masif bagi masyarakat lokal. Bupati memperkirakan potensi uang beredar selama pelaksanaan POPDA X di Karimun dapat mencapai Rp 4,2 Miliar.
Terkait hal tersebut, panitia telah menyiapkan ruang terbuka seluas-luasnya bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan. Namun, Bupati memberikan instruksi tegas kepada para pedagang.
“Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan ini. Untuk pelaku UMKM, saya minta dengan tegas, jangan menaikkan harga kepada tamu yang hadir. Mari kita tunjukkan bahwa Karimun adalah tuan rumah yang baik, ramah, dan jujur,” pesannya.
Target Peringkat 3
Berbicara mengenai target prestasi, Kabupaten Karimun menargetkan masuk dalam Peringkat 3 Terbaik se-Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Karimun, Usman menjelaskan, beberapa cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan Karimun untuk mendulang medali antara lain sepak bola, bola voli, tenis lapangan dan bola basket.
“Tahun ini, POPDA X juga akan menghadirkan cabor ekshibisi, yakni Karate,” ungkap Usman.
Meski memasang target tinggi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Karimun memastikan tidak akan memberikan tekanan psikologis yang berlebihan kepada para atlet, mengingat mereka masih dalam usia pelajar.
Sebagai bentuk dukungan moral, Bupati Ing. H. Iskandarsyah bersama Wakil Bupati dijadwalkan akan menjumpai seluruh atlet kontingen Karimun pada hari Senin, 29 Juni 2026 untuk memberikan motivasi langsung sebelum pertandingan dimulai.
Dalam jumpa pers tersebut, Bupati juga memperkenalkan kembali Maskot resmi POPDA X Kepri, yakni “Wak Udang”. Pemilihan udang berwarna merah menandakan keberanian dan ketangguhan masyarakat pesisir, sementara penggunaan Tanjak mempertegas identitas budaya dan kehormatan tanah Melayu. (*)








