Rute Baru Penerbangan, Penambah Energi Bagi Pariwisata Kepri

Kepala BP Batam Muhammad Rudi saat membuka penerbangan perdana ke Kuala Lumpur, Sabtu (17/2/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Bandara Hang Nadim Batam terus memperluas jalur penerbangan internasional. Langkah ini diyakini tidak hanya memperluas konektivitas bandar udara, tapi juga memberikan energi positif untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri).

Penulis: Muhammad Ravi
Batam

Rute penerbangan terbaru yakni rute Batam ke Kuala Lumpur, Malaysia yang resmi terbang perdana pada Sabtu, 17 Februari 2024 kemarin. Sebelumnya, PT Bandara Internasional Batam (BIB) juga telah membuka rute penerbangan ke Kunming, China sejak 21 Januari 2024 lalu.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Batam Buka Rute Internasional ke Kuala Lumpur

Direktur Utama BIB, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan, pihaknya mendapat tugas dari Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk memperluas jaringan dan rute baru penerbangan internasional di Bandara Hang Nadim Batam dengan target 200 ribu kunjungan di tahun 2024.

Kepala BP dan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengembangkan investasi dan membangun ekonomi di Batam.

“Sektor pariwisata bisa hidup apabila ada kunjungan antara negara ke kita atau kita ke sana, ada timbal balik untuk mereka ke sini. Apa yang perlu kita siapkan itu akan menjadi fasilitas kepentingan pariwisata harus kita siapkan salah satu bandara,” kata Rudi usai meresmikan penerbangan perdana rute Batam ke Kuala Lumpur, Malaysia, di Bandar Udara Hang Nadim, Sabtu, 17 Februari 2024.

Dengan target untuk menambah rute baru penerbangan internasional, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti renovasi terminal 1 bandara dan pembangunan terminal 2 di Bandara Hang Nadim Batam.

Menurut Rudi, dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, wisman akan memilih Batam sebagai pintu masuk ke Kepri untuk berkunjung dan menikmati wisata.

“Mudah-mudahan besok akan bertambah, orang ada gairah mau ke sini,” tambah Rudi.

Tak tanggung-tanggung, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno saat kunjungan ke Kepri akhir tahun lalu menargetkan bahwa Kepri pada tahun 2024 ini harus mencapai kunjungan wisman hingga 3 juta kunjungan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Guntur Sakti. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur, target yang diberikan oleh Menparekraf merupakan angka dua kali lipat dari realisasi di tahun 2023 yang hanya mencapai angka 1,5 juta kunjungan.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah wisatawan mancanegara pada tahun 2019 mencapai 2.864.795 kunjungan. Namun, setelah wabah Covid-19 menyerang, jumlah wisman sempat mengalami penurunan yang signifikan dan mulai mengalami jumlah kenaikan. Di tahun 2023 jumlah wisman mencapai angka 1.530.899 kunjungan.

Meski demikian, Guntur optimistis dengan target 3 juta kunjungan wisman yang diberikan akan tercapai. Guntur yakin dengan empat pintu masuk bagi wisman berkunjung ke Kepri, target tersebut dapat terpenuhi.

Empat pintu masuk tersebut berada di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun. Dengan target yang diberikan kepada kabupaten dan kota tersebut yakni, Kota Batam sebanyak 2,3 juta kunjungan, Kota Tanjungpinang sebanyak 100 ribu kunjungan, Kabupaten Bintan sebanyak 500 ribu kunjungan dan Kabupaten Karimun Sebanyak 100 ribu kunjungan.

“Nah Batam itu penyumbang terbesar kunjungan wisatawan di Kepri. Tahun 2023 saja persentasenya hampir menyentuh angka 80 persen dari batam saja. Lima belas persen diambil oleh Bintan sisanya dari Kabupaten Karimun dan Tanjungpinang,” kata Guntur, 21 Januari 2024 lalu.

Menurutnya ada dua hal besar yang tengah dihadapi, pertama, tingginya target pencapaian kunjungan yang diberikan dan kedua, disparitas angka kunjungan yang begitu tajam antara Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun.

“Selain pintu masuk batam yang menjadi andalan untuk Kepulauan Riau kami juga akan berupaya mengsinergikan gerak langkah dengan teman teman di pintu masuk lain yang terutama Bintan, Tanjungpinang dan Karimun” tambahnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, dalam upaya mencapai target kunjungan wisman hingga 2 juta kunjungan di tahun 2024, Disbudpar telah menyiapkan 138 atraksi wisata untuk menambah minat wisman berkunjung ke Kota Batam.

Selain itu, Disbudpar Batam telah menyiapkan konsep 3A yang terdiri dari aksesibilitas, amenitas dan atraksi untuk menarik kunjungan wisman.

“Target 2 juta kunjungan dengan 3 konsep ini, kita sangat optimistis,” kata Kepala Disbudpar, Ardiwinata, Senin, 19 Februari 2024.

Dengan dibukanya rute penerbangan baru ke Kuala Lumpur, Malaysia, Bandara Hang Nadim Batam memperluas konektivitas internasional, memberikan energi positif untuk pengembangan pariwisata Kepri.

Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan fasilitas dan mencapai target kunjungan wisman hingga 3 juta pada tahun 2024, yang diharapkan akan memperkuat peran Batam sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan berkunjung ke Kepri.

***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN