Tanjungpinang (gokepri.com) – Mencegah anemia bagi remaja putri sangat penting. Gubernur Kepri Ansar Ahmad beberkan alasannya saat membuka Gerakan Aksi Bergizi dan meresmikan sarana pendidikan di SMAN 1 Tanjungpinang.
Ansar mengatakan angka penderita anemia di Kepri masih tinggi. Dibutuhkan langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko anemia pada remaja putri.
“Menurut data Riskesdas Tahun 2018, yaitu 32 persen anemia memberikan dampak pada kemampuan belajar dan produktivitas para remaja,” ujarnya, Jumat 4 Agustus 2023, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Baca Juga: Wajib Tahu! Skrining 14 Jenis Penyakit Ini Biayanya Gratis di Puskesmas
Anemia yang diderita saat remaja juga berbahaya karena bisa mengakibatkan kasus stunting saat remaja putri tersebut dewasa, menikah dan memiliki anak.
Salah satu cara untuk menekan kasus anemia dan stunting adalah dengan memberikan tablet penambah darah kepada remaja putri.
“Dengan memberikan tablet tambah darah secara rutin, diharapkan mereka dapat menjadi ibu yang sehat dan melahirkan anak-anak yang sehat, serta mencapai zero new stunting untuk Provinsi Kepri,” kata Ansar.
Ansar berharap Gerakan Aksi Bergizi Tingkat Provinsi Kepulauan Riau ini dapat meningkatkan kesadaran remaja putri akan pentingnya gizi seimbang dan konsumsi asupan bergizi.
Ia berharap kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, satuan pendidikan, puskesmas, keluarga serta lintas sektor.
“Diharapkan dapat menyukseskan kegiatan ini dan menciptakan generasi yang cerdas dan sehat di masa depan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***








