Tanjungpinang (gokepri.com) – Persiapan pesta demokrasi untuk kursi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) mulai menghangat. Sejumlah tokoh mulai dilirik partai politik (Parpol), termasuk purnawirawan Polri. Mereka mulai menunjukkan wajahnya dengan memasang baliho di berbagai sudut wilayah.
Sosok purnawirawan yang berpotensi untuk maju pada Pilkada Gubernur tahun 2024 di antaranya Raja Erizman. Baliho Raja Erizman mulai tersebar di berbagai sudut kota di Kepri. Narasi dan desain AI yang dibuat di baliho-baliho tersebut berupaya menarik hati kawula muda.
Selain Raja Erizman, Yan Fitri Halimsyah yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolda Kepri juga turut dilirik. Berbagai baliho yang menyosialisasikan sosoknya tersebar di sejumlah titik.
Seperti diketahui, Raja Erizman adalah mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur. Sementara, Yan Fitri dikabarkan akan pensiun dalam waktu dekat.
Baca Juga: Relawan Jenderal Melayu Deklarasi Dukung Yan Fitri Bertarung di Pilgub Kepri
“Selain Ansar dan Rudi. Nama lainnya adalah Yan Fitri. Banyak masyarakat yang membesarkan namanya untuk maju pada Pilgub. Kalau Raja Erizman balihonya udah nampak di mana-mana,” kata Pengamat Politik Kepri Zamzami A Karim, Selasa 22 April 2024.
Ia mengatakan meski belum ada deklarasi resmi, kemunculan mereka melalui baliho yang terpampang merupakan bentuk mengukur popularitas mereka di masyarakat. Menurutnya, tak ada masalah soal calon kandidat datang dari figur purnawirawan Polri. Ia menilai purnawirawan merupakan sosok berkualitas.
“Ya tidak masalah semua bisa mencalonkan,” kata dia.

Zamzami mengatakan para prunawirawan itu saat ini masih diperkenalkan sosoknya, belum kelihatan apakah akan maju menjadi gubernur atau wakil gubernur.
“Kalau sekarang kan kita lihat Yan Fitri masih memperkenalkan sosoknya secara mandiri. Bisa saja nanti dipinang oleh Ansar,” kata dia.
Sementara Anur Rafiq, yang digadang-gadang akan menjadi wakil Ansar belum bisa dipastikan. “Karena mereka sama-sama dari Golkar. Jadi belum tentu apa lagi Aunur Rafiq pernah hampir kalah di Karimun,” kata dia.
Meski begitu ada nama lain yang berpotensi untuk maju pada Pilkada Kepri 2024, yaitu Rini Sani yang meruoakan anak dari almarhum Muhamad Sani mantan Gubernur Kepri.
Namun nama Rini Sani belum masuk perhitungan untuk memenangkan Pilgub Kepri. Sebab, pada saat Pileg Rini Sani kalah pada kontestasi tersebut.
“Kalahnya sama anak kecil yang berusia 30 tahun,” kata Zamzami.
Nama lain yang diprediksi maju adalah Isdianto, yang gagal lolos ke Senayan lewat PKB, dan Bupati Bintan Aunur Rafiq. Isu yang beredar, Rafiq akan disandingkan dengan Ansar Ahmad. “Semua tergantung konstelasi di DPRD Provinsi,” kata Zamzami.
Sementara dari Partai Gerindra, Marlin Agustina dan Rini Fitrianti, anak almarhum M Sani, diprediksi akan menjadi kandidat. Namun, Gerindra juga tidak menutup kemungkinan untuk mengusung Muhammad Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









