Batam (gokepri.com) – Sekolah-sekolah di pulau-pulau penyangga atau hinterland Kota Batam dipersiapkan untuk memulai sekolah tatap muka karena masuk zona hijau dan kuning penyebaran virus corona.
“Konsentrasi kami di wilayah hinterland karena peta sebaran COVID-19 masih hijau dan kuning di sana,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Rabu (16/12/2020).
Di Batam terdapat tiga kecamatan penyangga yang wilayahnya berlokasi di pulau-pulau pesisir di sekitar pulau utama, Batam, yaitu Kecamatan Belakangpadang, Bulang, dan Galang.
Berdasarkan data terkini, Kecamatan Belakangadang dan Bulang berstatus zona kuning dengan masing-masing dua orang dan seorang yang masih dirawat.
Dan kecamatan hinterland lainnya, Galang, hingga kini masih hijau, bersih dari paparan Virus Corona.
Sedangkan sembilan kecamatan di pulau utama, semuanya berstatus zona merah dengan lebih dari 20 orang yang masih dalam perawatan karena COVID-19.
Mengenai rencana belajar tatap muka di sekolah, ia mengatakan tiap satuan pelajaran (sekolah) kini tengah meminta persetujuan dari orang tua siswa mengenai rencana penerapan belajar langsung di sekolah.
Apabila ada orang tua siswa yang masih belum mengizinkan anaknya bersekolah tatap muka, maka akan tetap dilakukan belajar di rumah.
Pada penerapan sekolah tatap muka nantinya, kata dia, akan dilakukan masa transisi selama satu bulan.
“Pada satu bulan pertama ketat, nanti protokol kesehatan ketat, dan lain-lainnya juga ketat,” kata dia.
Setelah satu bulan, baru nanti akan dilihat perkembangannya. Apabila dinilai baik, maka baru kemudian akan menuju tata norma kehidupan baru.
Dalam kesempatan itu, ia menyatakan patroli protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan akan terus dilakukan di pusat-pusat keramaian hingga kegiatan APBD 2020 berakhir.
“Saya bahagia semua bekerja sesuai protap untuk meminimalkan sebaran COVID-19,” kata dia.
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan 41 orang positif COVID-19 pada Rabu, hingga total menjadi 4.660 orang.
Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas COVID-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyatakan hari ini tidak ada tambahan warga yang dinyatakan sembuh.
Dengan tambahan itu, maka total 4.496 orang terpapar SARS-CoV-2, sebanyak 3.745 orang di antaranya pulih, 120 orang meninggal dan 795 orang lainnya masih dalam perawatan.
Dari tambahan 41 orang positif hari ini, 21 orang di antaranya adalah konfirmasi bergejala dan 20 orang lainnya konfirmasi tanpa gejala.
(Can/ant)
|Baca Juga: KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Belajar Jarak Jauh








