Portugal Melaju ke 16 Besar Piala Eropa 2024 usai Libas Turki

portugal euro 2024 16 besar
Bruno Fernandes mencetak gol bagi Portugal. Foto: EPA-EFE

DORTMUND, Jerman (gokepri) – Gol perdana Bernardo Silva di turnamen besar, blunder gol bunuh diri Samet Akaydin, dan sontekan Bruno Fernandes memastikan kemenangan nyaman 3-0 Portugal atas Turki. Kemenangan ini meloloskan Portugal ke babak 16 besar sebagai juara Grup F.

Silva membuka keunggulan Portugal pada menit ke-21. Ia menceploskan bola liar hasil sepakan silang Nuno Mendes yang membentur pemain belakang Turki. Tujuh menit berselang, gawang Turki kembali kebobolan. Akaydin, tanpa melihat, justru menyorong bola ke gawang sendiri yang dikawal Altay Bayindir.

Baca:

Fernandes praktis mengakhiri laga pada menit ke-56. Cristiano Ronaldo – yang berpeluang menjadi pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Eropa – tak egois menyodorkan bola kepada mantan rekan setimnya di Manchester United itu untuk dikonversi menjadi gol.

Kemenangan ini memastikan langkah Portugal ke fase selanjutnya. Sementara itu, Turki wajib menghindari kekalahan melawan Republik Ceko pada 26 Juni mendatang untuk memastikan lolos ke fase gugur. Republik Ceko sendiri bermain imbang 1-1 melawan Georgia di hari yang sama.

“Secara keseluruhan, saya tidak berpikir kami bermain buruk,” kata pelatih Turki, Vincenzo Montella, kepada TV Turki. “Kami nyaris mencetak gol di 20 menit pertama. Lawan tim seperti ini, jika Anda tidak bisa mencetak gol di menit-menit awal, segalanya menjadi lebih sulit.”

Portugal memulai laga dengan agresif dan tak terpengaruh oleh cemoohan suporter Turki saat menguasai bola. Ronaldo bahkan nyaris membawa Portugal unggul lebih cepat saat sepakannya dengan mudah dijinakkan Bayindir.

Turki – yang selalu kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Portugal di Piala Eropa tanpa pernah mencetak gol – menerapkan skema bertahan lebih dalam setelah mereka kelimpungan menghadapi tim debutan turnamen, Georgia, di laga pembuka.

Meski demikian, mereka sesekali mencoba membangun serangan dari belakang. Strategi ini hampir membuahkan hasil pada menit ke-20, namun tekel terakhir Pepe menghentikan laju Orkun Kokcu yang tinggal berhadapan dengan kiper.

Tak lama berselang, Portugal memecah kebuntuan melalui serangan cepat di sisi kiri. Umpan silang berbahaya Mendes disambar Silva untuk gol pertamanya di turnamen besar dalam penampilan ke-15nya di Piala Dunia atau Piala Eropa.

Kesalahan lini belakang Turki menggandakan keunggulan Portugal. Bayindir, yang menggantikan Mert Gunok, keluar jauh dari gawangnya untuk mengamankan umpan keliru Joao Cancelo ke arah Ronaldo.

Namun, saat Ronaldo dan Cancelo melancarkan protes, Akaydin tanpa melihat ke belakang justru menyundul bola ke gawang sendiri. Bola yang menggelinding pelan melewati Bayindir tak kuasa dijangkau Zeki Celik yang berusaha menghalau.

Kerem Akturkoglu sempat memaksa Diogo Costa melakukan penyelamatan gemilang tak lama setelahnya, tapi selain itu, peluang emas untuk Turki terhitung minim.

Babak kedua berjalan datar sebelum pemain pengganti, Ruben Neves, melepaskan umpan panjang ke depan. Bola jatuh kepada Ronaldo yang tinggal berhadapan dengan gawang.

Namun, kapten Portugal itu justru dengan tak egois memberikan bola kepada Fernandes untuk mencetak gol dengan mudah. Keputusan tersebut membuat Ronaldo menjadi pemain dengan assist terbanyak di Piala Eropa, melengkapi rekor gol dan penampilan terbanyaknya di turnamen ini.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menyebut keputusan Ronaldo untuk memberikan umpan ketimbang mencetak gol sendiri sebagai “momen murni dari sepak bola Portugal.”

“Itu adalah contoh yang patut dicontoh di setiap akademi,” tambahnya.

Laga mereda bahkan setelah pelatih Turki, Vincenzo Montella, memasukkan bintang remaja Arda Guler. Guler, yang mencetak gol penentu kemenangan Turki di laga pembuka, memulai laga dari bangku cadangan karena kekhawatiran atas kebugarannya.

Turki terus menekan di akhir laga untuk mengejar gol yang tak akan mengubah hasil, namun bisa memperbaiki selisih gol mereka. Selisih gol bisa menjadi krusial jika mereka kalah dari Republik Ceko dan harus lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga terbaik.

Sayangnya, akhir pertandingan diwarnai oleh beberapa penonton yang nekat masuk lapangan. Mereka semua berusaha berfoto selfie dengan Ronaldo. Ronaldo sempat melayani permintaan foto dari penonton pertama, namun ia terlihat semakin frustrasi dengan terganggunya jalannya pertandingan. REUTERS

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait