PN Tanjungpinang Kabulkan Permohonan Praperadilan Tim Rumah Cantik

Tim Rumah Cantik
Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri.com) – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang mengabulkan permohonan praperadilan Tim Rumah Cantik terkait penggeledahan dan penyitaan barang kosmetik yang dilakukan penyidik Loka POM Tanjungpinang.

Putusan ini dibacakan oleh Majelis Hakim Tunggal M Ikshan didampingi oleh panitera Hendri Hatorangan di PN Tanjungpinang, Kamis 15 Mei 2024.

Ketua Tim Kuasa Hukum, Dody Fernando mengatakan permohonan praperadilan telah dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Baca Juga: Rumah di Bintan Jadi Tempat Pembuatan Kosmetik Ilegal

Hasilnya, surat perintah penyidikan yang diterbitkan oleh Lokal POM Tanjungpinag cacat formil. Maka seluruh tindakan penyelidikan baik itu penggeledahan atau yang lainya itu tidak sah atau batal.

“Berdasarkan pertimbangan putusan kemarin surat perintah penyidikan yang diterbitkan oleh kepala Loka POM Tanjungpinang tanggal 23 April 2024 terdapat cacat formil sehingga seluruh tindakan penyidikan, yang dilakukan PPNS loka POM Tanjungpinang berdasarkan surat perintah penyidikan itu menjadi tidak sah dan batal,” jelas dia.

Saat ini pihaknya sudah mengirimkan surat terkait permintaan pengembalian barang bukti yang disita Loka POM Tanjungpinang. Sebagaimana tertuang dalam berita acara penyitaan yang dibuat oleh termohon tertanggal 23 April 2024, kepada pemohon.

“Semua yang disita harus dikembalikan. Ada sebanyak 82 barang bukti mulai dari bahan kimia dan skincare serta satu unit handphone vivo 1919,” jelasnya.

Kepala Loka Pom Tanjungpinang, Irdiansyah mengatakan, akan mempelajari putusan yang sudah dilayangkan oleh Pengadilan. Selanjutnya loka pom juga melakukan kordinasi bersama biro hukum untuk dapat mengambil langkah-langkah berikutnya.

“Kita berkoordinasi dulu dengan biro hukum Badan POM untuk tindak lanjutnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pada 23 April 2024, BPOM Kepri bersama petugas gabungan menggeledah salah satu rumah yang berada di depan Komplek Citra Onix, Tanjung Uban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Rumah yang digeladah BPOM itu diduga menjadi tempat pembuatan kosmetik ilegal. Loka POM Tanjungpinang, menyinta 80 pcs kosmetik beserta alat bukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN