BATAM (gokepri) – PT PLN Batam mengingatkan masyarakat agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Aktivitas ini berpotensi menyebabkan korsleting dan membahayakan nyawa.
Hobi yang sedang digandrungi sebagian warga Batam ini dinilai berbahaya dan berpotensi mengganggu pasokan listrik.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT PLN Batam, Novi Hendra, mengatakan aktivitas itu dapat mengakibatkan arus pendek, gangguan pasokan listrik, dan risiko tersengat listrik.
“Karena sangat berbahaya, maka kami mengajak masyarakat untuk tidak bermain layangan dekat dengan jaringan listrik,” ujarnya di Batam, Rabu (30/7).
Novi menjelaskan larangan bermain layang-layang dekat jaringan listrik juga diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2025. Aturan ini mengatur ruang bebas jaringan transmisi tenaga listrik. “Ayo lindungi diri, keluarga, dan pasokan listrik kita semua dengan tidak bermain layangan di area jaringan listrik tegangan tinggi,” kata dia.
Novi menegaskan pihaknya tidak melarang warga bermain layang-layang. Namun, ia berharap warga dapat memilih lokasi yang aman, jauh dari jaringan listrik. Saat ini, tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa kedapatan ikut bermain layang-layang di Batam.
Baca Juga: PLN Batam Paparkan Penyesuaian Tarif Listrik 1,43% pada Masyarakat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








