Perayaan Hari Kemerdekaan RI di Lingga, Ada Lomba Baca Gurindam 12 hingga Peragaan Busana

Perayaan Hari Kemerdekaan RI
Peserta lomba HUT ke-77 RI di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. (Foto: gokepri/Tambunan)

Lingga (gokepri.com) – Minim anggaran daerah dan pandemi bukan berarti semangat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia malah kendur. Di Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, hari-hari jelang 17 Agustus merah meriah.

Adalah Dody Kurniawan yang menggagas berbagai kemeriahan di kecamatannya. Dody adalah Camat Singkep Selatan dan camat termuda di Lingga.

Dua hari jelang 17 Agustus daerah Dody sudah meriah. Kecamatan Singkep Selatan menggelar berbagai kegiatan lomba keterampilan, kecerdasan dan penguasaan materi bagi anak-anak siswa dan siswi tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

Ketua Panitia Kegiatan Devi Adam menyebut jenis-jenis perlombaan yang dipertandingkan pada kegiatan yang digelar ini. Diantaranya lomba peragaan busana adat dan busana Muslim bagi anak PAUD yang pesertanya terdiri dari Paud KB Mawar, Paud SPSS Meranti dan Paud Cahaya.

Untuk Lomba Azan bagi siswa SD dan SMP, dan lomba pidato bagi siswa siswi SMP dan SMA, tidak ketinggalan juga diperlombakan seni membaca Gurindam 12 karya pujangga Raja Ali Haji.

“Kegiatan ini dalam rangka merayakan dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 yang mulai dibuka dan dilaksanakan hari ini,” Kata Devi Adam, Senin (15/8/22).

Camat Singkep Selatan Encek Dody Kurniawan menjelaskan, terselenggaranya kegiatan itu merupakan berkat kerja keras seluruh panitia yang diamanahkan yang juga dibantu para pegawai dan staf Kecamatan serta bekerjasama dengan para Kepala Desa dan Perangkat Desa.

“Juga Ketua dan anggota TP PKK Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Singkep Selatan. Ditambah sejumlah elemen masyarakat dan Pemuda, tidak ketinggalan juga turut serta hadir para Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta Tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan setempat,” kata Dody.

“Dan yang tidak kalah pentingnya, suksesnya acara ini juga tidak terlepas adanya dukungan dari Babinkantibmas serta Babinsa setempat yang ikut menyumbangkan pemikiran dan tenaga mereka sehingga acara gebyar memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Kecamatan Singkep Selatan dapat terlaksana sebagaimana yang terlihat hari ini,” sambungnya.

Dijelaskan juga EDody, kegiatan perlombaan yang dimulai pada hari ini, selain menampilkan pesona yang berhubungan dengan HUT Kemerdekaan ini, juga akan menampilkan pertunjukan bernuansa kedaerahan sebagai ciri khas budaye Melayu, beragam corak aneka ragam akan dipersembahkan.

Hal ini dilakukan dengan tujuan melestarikan seni budaya melayu di Negeri Segantang Lada sebagai negeri bumi Buna Tanah Melayu di Kepulauan Riau.

“Tujuan utamanya agar generasi penerus di negeri ini dapat mengenal seni budaya khasanah milik mereka,” ucap Dody.

Saat disinggung mengenai anggaran kegiatan, Dody dengan senyum cerianya.

“Menilik pada peristiwa 77 tahun yang lalu, Proklamator Bung Karno bersama Bung Hatta dan para pejuang negeri ini, berbekalkan tekad dan semangat bahkan dengan menggadaikan nyawa mereka telah membebaskan bangsa ini dari belenggu dan cengkraman penjajah, betapa sulitnya mereka saat itu, mereka berhadapan dengan berbagai masalah dan rintangan,namun hanya bermodalkan jiwa kebangsaan yang besar, semangat patriotisme yang tinggi, mereka tetap mampu tegak berdiri menyuarakan kemerdekaan negeri dan bangsa ini,” papar dia.

“Maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa mengenang jasa para pejuang-pejuang pendahulu kita itu, meskipun dengan keterbatasan anggaran yang kita alami saat ini, namun tidak akan mampu membatasi jiwa dan raga kita untuk mengibarkan semangat dalam membesarkan jasa para pahlawan kemerdekaan negeri ini,dengan bermodalkan gotong royong ditambah swadaya dari kami semua, saling berpatungan, kami berusaha menghiasi pembangunan negri,” ujar Dodi.

Penulis: Tambunan

Pos terkait