LINGGA (gokepri) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menutup Turnamen Sepak Bola Sungai Buloh Cup II di Lapangan Achmad Jubil Rahman, Minggu sore, 19 Oktober 2025. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan laga penutup turnamen yang sudah sebulan penuh menggairahkan desa kecil di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.
Amsakar—putra asli Sungai Buloh—mengaku bangga bisa kembali ke tanah kelahiran dan menyaksikan semangat warga menjaga tradisi olahraga. “Turnamen ini bukan hanya soal kompetisi, tapi wadah membangun sportivitas dan kebersamaan,” katanya di sela acara penutupan.
Menurut Amsakar, kegiatan seperti Sungai Buloh Cup penting untuk pembinaan generasi muda, terutama di daerah yang banyak melahirkan pemain berbakat. “Kita berharap akan muncul talenta baru seperti Ramadhan Sananta,” ujarnya.
Turnamen yang berlangsung selama 30 hari ini melibatkan puluhan tim dari berbagai desa di Lingga. Panitia menyebut, selain pertandingan, kegiatan ini juga menghidupkan perekonomian warga lewat bazar makanan dan suvenir yang ramai dikunjungi penonton.
Wali Kota Batam itu juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, aparat TNI-Polri, dan masyarakat yang menjaga keamanan selama pelaksanaan turnamen. “Semangat gotong royong ini yang perlu kita jaga,” katanya.

(Foto: Dok. Panitia Sungai Buloh Cup II)
Acara penutupan turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Lingga, Zainal Abidin, perwakilan PSSI Kabupaten Lingga, Danlanal Dabo Singkep, Kapolres Lingga, para camat, serta tokoh masyarakat setempat.
Di penghujung acara, Amsakar menyerahkan piala bergilir kepada tim juara disambut riuh tepuk tangan warga. “Saya bangga dengan Sungai Buloh. Semoga semangat ini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.
Baca Juga: Amsakar Bangun Diplomasi Serumpun untuk Perkuat Ekonomi Batam dan Melaka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









