Penantian 20 Tahun Pak Kumis, Dulu Berdinding Seng Bekas Kini Tak Lagi Berpanas-Panasan

PWI Bintan
PWI Bintan di rumah Pak Kumis di Jalan Pasrian, Gang Kondang, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Selasa 1 Februari 2022. (Foto: PWI Bintan)

Bintan (gokepri.com) – Wartawan di Kabupaten Bintan merenovasi rumah reot Pak Kumis yang sudah ditinggali 20 tahun. Aksi solidaritas yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama stakeholder.

Keluarga Karno alias Pak Kumis, 56 tahun, selama 20 tahun tinggal di rumah berdinding seng bekas. Ia tercatat sebagai warga Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong Bintan dan menempati rumah di Jalan Pasiran, Gang Kondang, Kelurahan Tanjunguban Utara Kecamatan Bintan Utara.

“Saya tak menyangka (rumah) akan direnovasi,” tutur Pak Kumis, Selasa 1 Februari 2022.

HBRL

Pak Kumis didampingi oleh istri dan anaknya. Ia terharu dan matanya berkaca-kaca saat pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan datang ke rumahnya. PWI menyampaikan kabar gembira untuk merenovasi pondoknya tersebut.

Kondisi rumahnya hanya berdindingkan seng bekas. Penuh dengan bocor dan tambalan sana sini. Rumah reot ini menjadi saksi bisu bagi keluarga yang sudah hampir 20 tahun menempatinya. Karena memang tidak ada pilihan dan apa pun kondisinya, memang rumah reot itulah, tempat mereka berteduh.

Tanah tempat berdirinya rumah ini, hasil hibah dari seseorang, Pak Kumis bercerita perjuangannya.

“Pelan-pelan kami buat pondok untuk berteduh, sebagai tempat berlindung dari hujan dan panas matahari. Kami tidak mengira masih ada yang peduli dengan nasib keluarga kami,” ujar pak Kumis.

Pak Kumis yang kesehariannya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, mengaku sebelum mendapatkan kabar rumahnya akan mendapatkan bantuan dari progran Peduli PWI Bintan yang bertema “Menebar Bahagia, Berbagi Bersama”, mengaku memang sebelumnya sudah ada yang membantu keluarganya secara pribadi.

“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada PWI Bintan dan semua pihak yang telah membantu kami. Semoga Allah yang membalas kebaikan adek-adek semua,” tambahnya sambil terbata-bata haru.

PWI Kabupaten Bintan menginisiasi aksi solidaritas ini dengan menggandeng seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan di Kabupaten Bintan. Mulai dari Pemkab Bintan, Kejari Bintan, Polres Bintan termasuk pihak-pihak swasta yang memiliki kepedulian dengan sesama.

Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo menerangkan aksi kemanusiaan dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 ini diusung untuk menebar kebahagiaan kepada warga kurang mampu yang ada di Kabupaten Bintan.

Ia menyebutkan selain bedah rumah Pak Kumis, ada bantuan pembuatan septitank untuk warga di Kecamatan Toapaya.

“Alhamdulillah, sekarang prosesnya sudah mulai berjalan, semoga tidak ada hambatan agar bisa segera selesai,” ungkapnya.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang sudah ambil bagian dalam kegiatan aksi kemanusiaan ini. “Kepada para donatur kami juga mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam mensukseskan kegiatan sempena memperingati HPN tahun 2022 di Kabupaten Bintan,” ucap Harjo.

Penulis: M Haidir

Pos terkait