Batam (gokepri.com) – Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonedia (KNPI) Kepulauan Riau (Kepri) ricuh. Kericuhan itu terjadi saat pembacaan SK Pengurus di Hotel Aston Kota Tanjungpinang, pada Minggu 13 Maret 2022.
Diduga oknum yang mericuhkan pelantikan itu juga oknum yang sama ketika KNPI Kepri menggelar Musda di Hotel Golden View Batam pada beberapa waktu lalu.
Ketua Umum DPP KNPI Haris Pratama menyayangkan sikap dari tindakan onkum tersebut. Haris menyebutkan akan melaporkan oknum tersebut ke kepolisian. “DPP KNPI akan melakukan tuntutan kepada oknum tersebut kepihak yang berwajib,” kata Haris.
Sementara itu, Ketua Umum DPD KNPI Kepri, Dewi Socowati menolak tindakan premanisme yang terjadi pada saat pelantikan. Dewi juga akan meminta pihak berwajib menindak oknum yang melakukan tindakan premanisme itu.
“Kami akan laporkan kepada yang pihak berwajib untuk menindak yang terjadi saat ini,” kata Dewi.
Dewi juga menyampaikan bahwa kepengurusan yang diketuainya sudah sah di bawah legitimasi. Katanya, ia akan berjuang menjalankan kepengurusan DPD KNPI Kepulauan Riau yang telah dilegitimasi.
“Kami melakukan semua dengan prosedur dan konstitusi yang sah, kami mengikuti AD/ART yang sesuai dalam Musda dan hari ini kami dilantik, kenapa malah ribut,” kata Dewi.
Ketua DPD KNPI Tanjungpinang, Arie Sunandar, mengatakan, menolak rencana pelantikan DPD KNPI Kepri hasil carataker. Menurutnya dengan adanya pelantikan ini dapat memecah belah organisasi kepemudaan di Kepri.
“Kami menolak adanya pelantikan yang mengatasnamakan KNPI Kepulauan Riau,” Arie saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.
Ia menyatakan di Kepulauan Riau, KNPI hanya ada satu, yakni di bawah kepemimpinan Banjar Ahmad dan Andi Muchtar sebagai Sektertaris KNPI Kepri.
Ia menilai KNPI di bawah kepemimpinan Dewi tidak memiliki legalitas dan tidak sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KNPI dan Undang-Undang Pemuda, sehingga dapat dengan mudah memicu terjadinya konflik antar pemuda.
“Ini bahaya jika dilanjutkan kami juga minta Gubernur Kepri Ansar Ahmad menindak oknum yang mengatasnamakan KNPI Kepri,” katanya.
Penulis: Engesti









