Batam (gokepri.com) – Sejak aturan tak perlu PCR maupun antigen bagi pelaku perjalanan dalam negeri maupun luar negeri, wisman asal Singapura maupun Malaysia mulai memadati sejumlah pelabuhan internasional di Batam.
Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre misalnya, berdasarkan pantauan, Sabtu 21 Mei 2022 dan Minggu 22 Mei 2022 wisman asal Singapura dan Malaysia mulai berdatangan. Mereka mengaku senang tidak perlu menunjukan bukti negatif COVID-19 saat berkunjung ke Batam.
Dinas Pariwisata Kepri Buralimar menyambut baik dengan adanya aturan bebas PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan. Ia meminta pelabuhan harus meningkatkan pelayanan agar wisman yang datang nyaman saat berkunjung ke Kepri.
“Pihak pelabuhan harus tingkatkan lagi pelayanan dan pemeriksaan vaksin jangan manual, kalau sudah vaksin lewat. Kalau pun dia belum PCR jangan suruh wisman menunggu berjam-jam suruh saja wisman ke hotel jadi nyaman,” kata Buralimar saat dihubungi Sabtu 21 Mei 2022.
Ia menjelaskan selama ini pihak pelabuhan masih menggunakan sistem manual saat penginputan data para wisman. Buralimar eminta agar seluruh pelabuhan menggunakan sistem digital.
“Pedulilindungi kan ada pakai itu aja. Jadi tak perlu lagi catat-catat menumpuk nanti di pelabuhan itu,” katanya.
Selain itu, koordinasi juga sangat diperlukan oleh seluruh pekerja yang ada di lapangan apalagi yang berada di sektor pelabuhan.
“Seluruh aparat harus merata jangan nanti satu bilang PCR satu lagi tidak. Presiden sudah memperintahkan tidak ada lagi PCR dan Antigen,” katanya.
Diakuinya, dengan dihapusnya kebijakan PCR dan Antigen menambah minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Kepri. Dirinya berharap agar kondisi seperti ini bisa terus terjaga agar pariwisata bergeliat.
Penulis: Engesti









