PDIP Resmi Pecat 27 Kader, Termasuk Jokowi Sekeluarga

PDIP pecat jokowi
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam forum rapat kerja nasional (rakernas) ke-IV PDIP di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (29/9/2023). Foto: Dok. PDI Perjuangan

JAKARTA (gokepri) – PDI Perjuangan (PDIP) resmi memecat Joko Widodo beserta putra dan menantunya, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. Selain Jokowi sekeluarga, PDIP juga memecat 24 kader lain.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan DPP PDIP. PDIP mengumumkan pemecatan tersebut pada Senin 16 Desember 2024. Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, menyatakan pemecatan ini adalah perintah langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“DPP Partai akan mengumumkan surat keputusan pemecatan terhadap saudara Joko Widodo, saudara Gibran Rakabuming Raka, saudara Bobby Nasution, serta 27 anggota lainnya. Pengumuman ini sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, di hadapan seluruh Ketua DPD se-Indonesia,” ujarnya.

HBRL

Pemecatan Jokowi ditetapkan melalui SK Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024. Keputusan ini mengakhiri hubungan Jokowi dengan PDIP. “Terhitung sejak dikeluarkannya surat pemecatan ini, DPP PDI Perjuangan tidak bertanggung jawab atas segala tindakan saudara Joko Widodo,” tegas Komarudin.

Baca Juga:
Presiden Prabowo: Saya Menghargai PDIP Berada di Luar Koalisi

Keputusan ini akan dipertanggungjawabkan dalam kongres PDIP mendatang. Surat tersebut berlaku efektif sejak 4 Desember 2024. SK pemecatan ini ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristianto.

Jokowi, misalnya, dipecat karena dinilai telah menyalahgunakan kekuasaan untuk mengintervensi Mahkamah Konstitusi yang menjadi awal rusaknya sistem demokrasi, sistem hukum, dan sistem moral-etika kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan pelanggaran etik dan disiplin partai. Pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran berat.

Pemecatan Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution juga ditetapkan melalui SK serupa. Gibran diberhentikan berdasarkan SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024. Sementara Bobby melalui SK Nomor 1651/KPTS/XII/2024. Kedua SK ini ditetapkan di Jakarta pada 4 Desember 2024 dan ditandatangani oleh Megawati dan Hasto.

Gibran Rakabuming Raka dipecat karena melanggar etik partai karena maju calon wakil presiden 2024 dari partai lain. Di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Gibran maju berpasangan dengan Prabowo Subianto dan diusung Koalisi Indonesia Maju.

Adapun Bobby Nasution dipecat karena maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara (Sumut) dari partai lain. Bobby maju diusung oleh Koalisi Indonesia Maju plus di Pilkada Sumut 2024.

Selain Jokowi dan keluarganya, PDIP juga memecat 24 kader lain. Mereka dianggap melanggar disiplin partai karena maju dalam Pilpres 2024 atau Pilkada 2024 dengan dukungan partai lain. Beberapa nama yang dipecat antara lain Effendi Simbolon dan mantan Wamendagri, John Wempi Wetipo. Wetipo mencalonkan diri sebagai gubernur melalui partai lain.

Berikut daftar lengkap 27 kader yang dipecat:

  1. Lalu Budi Suryata
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: NTB
  2. Putu Agus Suradnyana
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Bali
  3. Putu Alit Yandinata
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Bali
  4. Muhammad Alfian Mawardi
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Kalimantan Tengah
  5. Hugua
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Sulawesi Tenggara
  6. Elisa Kambu
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Papua Barat Daya
  7. John Wempi Wetipo
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Papua Tengah
  8. Willem Wandik
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Papua Tengah
  9. Suprapto
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Sorong, Papua Barat Daya
  10. Gunawan HS
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Malang, Jawa Timur
  11. Heriyus
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Murung Raya, Kalimantan Tengah
  12. Ery Suandi
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Karimun, Kepulauan Riau
  13. Fajarius Laia
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Nias Selatan, Sumatera Utara
  14. Mada Marlince Rumaikewi
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Mamberamo Raya, Papua
  15. Feri Leasiwal
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Pulau Morotai, Maluku Utara
  16. Lusiany Inggilina Damar
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Halmahera Barat, Maluku Utara
  17. Dorthea Gohea
    • Maju Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Nias Selatan, Sumatera Utara
  18. Weski Omega Simanungkalit
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
  19. Arimitara Halawa
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
  20. Camelia Neneng Susanty Sinurat
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
  21. Sihol Marudut Siregar
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
  22. Hilarius Duha
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Nias Selatan, Sumatera Utara
  23. Yustina Repi
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: Nias Selatan, Sumatera Utara
  24. Effendi Muara Sakti Simbolon
    • Tidak mendukung calon PDIP di Pilkada 2024
    • Asal: DKI Jakarta
  25. Joko Widodo
    • Menyalahgunakan kekuasaan dan merusak sistem demokrasi, hukum, serta moral-etika bangsa.
    • Asal: Solo, Jawa Tengah
  26. Gibran Rakabuming Raka
    • Maju sebagai Calon Wakil Presiden 2024 dari partai lain
    • Asal: Solo, Jawa Tengah
  27. Muhammad Bobby Afif Nasution
    • Maju sebagai calon gubernur Pilkada 2024 dari partai lain
    • Asal: Medan, Sumatera Utara

***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait