Orang Tua Prada Lucky Desak Negara Usut Kematian Anaknya

Lucky namo ntt
Prada Lucky Namo anggota TNI yang meninggal akibat diduga dianiaya oleh seniornya.ANTARA/Kornelis Kaha

KUPANG (gokepri) – Orang tua Prada Lucky Namo meminta pelaku penganiayaan yang diduga menyebabkan anaknya meninggal dihukum mati. Mereka juga kecewa karena dua rumah sakit di Kupang menolak mengotopsi jenazah korban.

Ayah Lucky, Sersan Mayor Christian Namo, mendesak negara mengungkap pelaku di balik kematian anaknya. “Saya ingin agar negara hadir,” kata Christian di Kupang, Jumat (8/8/2025).

Christian mengaku kecewa karena RS Tentara dan RS Polri di Kupang menolak melakukan otopsi untuk mencari tahu penyebab kematian putranya.

Sementara itu, Anggota DPR mendesak kasus kematian Prada Lucky Namo diusut tuntas. Diduga akibat dianiaya senior, kematian prajurit muda ini dianggap tamparan keras bagi militer di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman mendesak penyebab kematian Lucky diungkap secara tuntas. “Proses hukum terhadap para pelaku harus dilakukan secara objektif, akuntabel, serta adil,” kata Benny, Jumat (8/8). Benny berharap kejadian serupa tidak terulang. “Siapa pun yang terlibat harus diusut tuntas,” ujarnya.

Senada, anggota Komisi I DPR RI Gavriel Putranto Novanto menilai dugaan penganiayaan ini tidak bisa ditoleransi. “Keadilan harus ditegakkan, dan tidak boleh kompromi,” kata Gavriel. Gavriel menekankan, siapa pun pelakunya wajib diproses hukum dan terbuka untuk umum. “Ini tamparan keras bagi militer di NTT,” tegasnya.

Prada Lucky baru dua bulan menjadi anggota TNI AD dan bertugas di Batalion Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, NTT. Batalion itu baru tiba sebulan di daerah itu untuk membantu pembangunan masyarakat.

Berdasarkan foto dan video yang beredar, tubuh Lucky penuh lebam dan memar. Terdapat juga luka tusukan di kaki dan punggungnya. Korban sempat dilarikan ke Unit Perawatan Intensif (ICU) RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Namun, ia meninggal pada Rabu (6/8/2025).

Pihak Korem 161/Wira Sakti belum memberikan keterangan resmi. Seorang sumber di Korem hanya menyebut kasus ini masih dalam penyelidikan. ANTARA

Baca Juga: DPR Desak Kasus Kematian Prada Lucky Diusut Tuntas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait