Nasabah Bank Riau Kepri Didorong Melaporkan Kasus Skimming ke Polisi

Nasabah Bank Riau Kepri
Ilustrasi skimming. (foto: istimewa)

Batam (gokepri.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau mendorong nasabah Bank Riau Kepri yang saldonya raib akibat skimming melapor ke polisi agar kejahatan serupa tak terulang.

Kepala OJK Kepri Ronny Ukurta Barus menjelaskan kasus itu sebaiknya diselesaikan secara hukum dengan menjerat pelaku dengan tindak pidana perbankan melalui proses investigasi dari kepolisian.

“Tetap kami dorong dilaporkan agar tak terulang,” ungkap Ronny saat dihubungi, Selasa 10 Mei 2022.

Sebelumnya diberitakan, ada belasan nasabah Bank Riau Kepri antre untuk mengurus rekeningnya yang saldonya raib secara misterius akibat skimming atau penyadapan data kartu ATM atau debit. Mereka ramai-ramai mendatangi kantor Bank Riau Kepri di bilangan Sungai Panas, Kota Batam, Senin 9 Mei 2022.

Menurut informasi yang diperoleh OJK, Bank Riau Kepri setempat sudah menangani kasus ini sesuai prosedur termasuk melapor ke Bank Indonesia ketika kasus ditemukan pertama kali, menginvestigasi secara internal dengan tim khusus dan akhirnya memutuskan untuk mengembalikan saldo nasabah yang hilang. Tapi OJK memandang sebaiknya kasus ini dibawa ke ranah hukum.

“Nantinya laporan kepolisian akan dilakukan dari hasil investigasi tersebut,” katanya.

Rony kemudian meminta Bank Riau Kepri tetap menjalin komunikasi, terutama bagi nasabah yang mengalami kerugian. Bank Riau Kepri diminta untuk tetap memperhatikan keterbukaan informasi, terutama perkembangan hasil investigasi yang mereka lakukan.

“Jangan nasabah sudah lapor, tapi kelanjutannya mereka tidak tahu. Keterbukaan informasi sangat penting untuk dilakukan saat ini,” tegasnya. “Bank dapat menyelesaikan permasalahan ini sesegera mungkin dan dengan sebaik-baiknya serta memperhatikan hak-hak dari nasabah yang mengalami masalah.”

OJK juga meminta Bank Riau Kepri juga memperkuat sistem pengawasan bagi mesin ATM, dan sistem perbankan yang mereka miliki saat ini.

“Apabila dalam proses penggunaan layanan perbankan seperti ATM, EDC dan lain sebagainya menemukan hal-hal yang mencurigakan agar dapat segera melaporkan kepada pihak bank terkait melalui saluran komunikasi yang disediakan sehingga dapat dilakukan langkah-langkah penanganan yang lebih dini dan terhindar dari potensi kerugian yang lebih besar,” paparnya.

Kepala Cabang Bank Riau Kepri untuk Kota Batam, Baharuddin mengatakan, pihaknya bertanggungjawab atas kehilangan uang sejumlah nasabahnya.

Saat ini pihaknya tengah menyelidiki peristiwa hilangnya sejumlah uang dari rekening nasabah. Diakuinya memang ada dugaan skimming yang dilakukan di sejumlah mesin ATM milik Bank Riau Kepri.

“Benar ada dugaan skimming di sejumlah mesin ATM, hal ini masih kami selidiki terus,” terangnya saat ditemui di Kantor Bank Riau Kepri, Senin 9 Mei 2022.

Walau belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut, perihal ini diakuinya telah menjadi atensi dari kantor pusat Bank Riau Kepri yang berada di Pekanbaru.

“Untuk lebih lengkapnya akan diberikan keterangan pers. Saat ini kantor pusat juga tengah rapat perihal hilangnya uang sejumlah nasabah,” lanjutnya.

Baharuddin menegaskan bahwa uang nasabah yang hilang dari tabungan nantinya akan menjadi tanggung jawab Bank Riau Kepri.

“Jadi semua kehilangan akan diganti oleh Bank Riau Kepri. Saat ini tengah pendataan. Jumlah nasabah yang melapor belum pasti, dan masih ada penambahan hingga sore ini,” sebutnya.

Penulis: Engesti

Pos terkait