Musrenbang Binut dan SKL Digelar, Bupati Roby Minta Ada Inovasi Program dan Kebijakan

Roby Kurniawan saat memberi sambutan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bintan dimulai. (istimewa)

BINTAN (gokepri.com) – Bupati Bintan Roby Kurniawan mengungkapkan, Musrenbang merupakan tempat untuk menggali berbagai aspirasi serta momentum merumuskan arah pembangunan. Disampaikannya, di tengah tantangan efesiensi anggaran, semua harus dijawab dengan semangat dan tekad yang kuat, lewat inovasi program maupun kebijakan

Hal itu disampaikan Roby saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bintan.

Sebagai rangkaian di hari pertama, Senin (26/1/2026), Roby Kurniawan, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, bersama Anggota DPRD Bintan Dapil IV serta jajaran Kepala OPD Bintan membuka Musrenbang di Kecamatan Binta Utara (Binut) dan Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL).

HBRL

Foto bersama Roby Kurniawan (tengah) saat Musrenbang tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bintan dimulai. (istimewa)

Dalam kesempatan itu, Bupati Bintan bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan seluruh undangan membahas berbagai isu strategis serta usulan prioritas yang erat kaitannya dengan progres Bintan di masa hadapan. Pembangunan fisik, perekonomian, sektor UMKM hingga pertanian dan perikanan, semua diformulasikan sesuai dengan target pencapaiannya masing-masing.

Bupati Roby juga sempat menjelaskan bahwa semua usulan yang disampaikan tentunya punya skala prioritas masing-masing dan berbanding lurus dengan kemampuan daerah. Namun demikian, ia memastikan bahwa setiap usulan akan menjadi catatan yang terus diperjuangkan.

“Jadi kita tidak sekedar membahas usulan saat ini untuk direalisasikan di tahun hadapan. Usulan-usulan dari tahun sebelumnya pun tetap menjadi pertimbangan, selagi masih relevan dan kemampuan yang mencukupi untuk merealisasikannya” tambah Roby.

Di Bintan Utara secara umum, semua usulan yang masuk didominasi pembangunan dan normalisasi drainase yang dianggap sangat penting mengingat musim penghujan yang sulit diprediksi dan pasang laut yang terjadi setiap tahun. Harapan masyarakat ini yang kemudian ditampung dan siap dibahas bersama untuk menentukan langkah kebijakan serta program dalam mengakomodir aspirasi tersebut.

Sementara di Kecamatan Seri Kuala Lobam, pembahasan serupa juga terjadi. Benerapa usulan lain seperti rehabitasi dan pembangunan jalan juga menjadi aspirasi yang cukup dominan.(r)

Pos terkait