Musim Angin Utara, Rudi Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi

Batam impor ikan
Nelayan Rempang Cate saat melaut di Galang belum lama ini. Gokepri/Ard

Batam (gokepri.com) – Gelombang tinggi terjadi di sejumlah perairan Batam dan sekitarnya memasuki angin utara pada Desember 2021.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengimbau kepada masyarakat khususnya para nelayan untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada terhadap kemungkinan cuaca buruk yang terjadi.

“Gelombang ini bisa mencapai 3 atau 4 meter, karena itu para nelayan harap hati-hati,” kata Rudi, Selasa 14 Desember 2021.

HBRL

Rudi berharap para nelayan untuk tidak pergi melaut jika gelombang dirasa tinggi. Karena dapat mengancam keselamatan para nelayan.

BACA JUGA : Ansar Ingin Kirim Nelayan Lokal Pelatihan dan Sekolah Pelayaran

“Hari ini memang sudah masuk musim utara, saya berharap para nelayan dapat lebih berhati-hati,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengumumkan peringatan dini terhadap potensi banjir rob di sejumlah kawasan di Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam Addi Setiadi mengatakan, banjir rob potensial terjadi di sejumlah kawasan di Karimun, Tanjungpinang, Batam, dan Bintan.

Ia menjelaskan banjir rob potensial terjadi di kawasan tepi pesisir Karimun. Angin bertiup dari utara menuju timur laut, dengan kecepatan saat hujan ringan 4-20 knots.

Air laut pasang pertama maksimal mencapai 3,8 meter pada pukul 13.00 WIB. Kemudian air laut pasang kedua mencapai 2,4 meter pada pukul 02.00 WIB. 

(Penulis : Romadi)

BACA JUGA : Bahaya Banjir Rob di Kepri, BMKG Terbitkan Maklumat Peringatan Dini

Pos terkait