Anambas (gokepri) – Dua hari menjelang Lebaran, Kota Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas, dipadati pengunjung dari berbagai kecamatan. Tradisi berbelanja kebutuhan Lebaran ini menjadi momen tahunan bagi masyarakat Anambas.
Suasana di Tarempa menjelang Lebaran terasa ramai dan semarak. Masyarakat berbondong-bondong berbelanja, saling bertukar cerita, dan mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan.
Agus misalnya, warga Kute Siantan, setiap tahun jelang Idul Fitri, bersama keluarganya selalu pergi ke Tarempa untuk melengkapi berbagai keperluan Lebaran.
Baca Juga:
- Kuota Mudik Gratis dari Tanjungpinang ke Natuna dan Tarempa Ditambah
- Buka Puasa Bersama Pers, Cabjari Tarempa Tegaskan Komitmen Transparansi
“Mulai dari pakaian, kebutuhan memasak, bahkan kembang api untuk memeriahkan Idul Fitri pun kami persiapkan,” kata Agus.
Pedagang pakaian Nurbaiti mengaku omzetnya meningkat menjelang Lebaran. “Alhamdulillah, lumayanlah. Cukup banyak pembeli di tahun ini,” jelas Nurbaiti.
Kabar baiknya, harga sembako di Anambas terbilang stabil dan tidak ada lonjakan harga. Stok yang sebelumnya dikhawatirkan tidak cukup ternyata masih mencukupi.
“Harga cabai masih normal seperti sebelumnya, antara Rp90 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram. Untuk daging ayam itu kisaran Rp42 ribu perkilo, tidak ada kenaikan yang signifikan,” ucap Haji Zul, pedagang sembako di Kota Tarempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News
Penulis: Wisnu Een









