Menduetkan Anies-Muhaimin, PKB Terima Tawaran NasDem untuk Berkoalisi

PKB berkoalisi dengan NasDem
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dalam sambutan Harlah PKB ke-25. (dok tangkapan layar Youtube DPP PKB)

Jakarta (gokepri) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah memutuskan menyambut dan menerima tawaran Partai NasDem untuk berkoalisi dalam pemilu. Hal itu disampaikan usai melakukan rapat pleno di DPP PKB. Selanjutnya sore ini untuk finaliasi akan dilakukan rapat diperluas di Surabaya, Jawa Timur.

“Sudah dipaparkan semua dinamika yang berkembang sejak muktamar sampai keputusan akhir tibalah saatnya untuk kira-kira lebih maju lagi mengambil keputuan terkait pilpres ini. Utamanya kabar beredar terakhir terkait tawaran NasDem kerja sama dengan NasDem maka pleno menyatakan dan menyambut baik tawaran kerja sama dengan NasDem,” kata Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid di DPP PKB, Jakarta, Jumat pagi (1/9/2023).

Namun mengenai deklarasi bakal capres-cawapres dengan Anies Baswedan kata dia adalah persoalan teknis yang masih harus dibahas lanjut. Namun dibenarkan PKB bahwa rapat pleno hari ini membahas duet Anies Baswedan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Baca Juga: PKB Rapat Bahas Duet Anies-Muhaimin Hari Ini

Diberitakan sebelumnya, NasDem akan berkoalisi dengan PKB untuk mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden dan cawapres.

Pilihan Anies ini mengejutkan partai koalisi terutama Partai Demokrat. Partai Demokrat kecewa. Pasalnya, Anies tidak menyampaikan secara langsung keputusannya menyetujui kerja sama Nasional Demokrat (NasDem) dan PKB berikut penetapan Muhaimin Iskandar sebagai pendampingnya ke Demokrat. Koalisi Perubahan terdiri dari Partai Demokrat, NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Tidak ada (informasi langsung dari Anies, red.). Kami hanya dapat konfirmasi, tadi kami telepon karena kami inisiatif minta ketemu. Tim 8 dari kami ingin dapat konfirmasi langsung apa benar,” kata Herzaky, Kamis malam 31 Agustus 2023.

Namun permintaan konfirmasi langsung dari Anies tidak diperoleh Demokrat. Gantinya, utusan Anies yang tergabung dalam Tim 8, Sudirman Said, membenarkan kabar kerja sama politik NasDem dan PKB berikut penetapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden Anies.

Selepas Demokrat mendapatkan informasi itu, Sekretaris Jenderal Demokrat Teuku Riefky Harsya yang merupakan perwakilan Demokrat di Tim 8 mengeluarkan pernyataan sikap. Dalam pernyataan sikapnya, Teuku Riefky menilai Demokrat dipaksa untuk menerima keputusan sepihak Anies dan NasDem. Bahkan, Teuku Riefky Harsya menyebut Anies Baswedan bersama Partai NasDem telah melakukan pengkhianatan terhadap Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

“Ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan terhadap Piagam Koalisi yang telah disepakati oleh ketiga Parpol (Nasdem, Demokrat, dan PKS),” kata Riefky dilansir Tempo, Kamis 31 Agustus 2023.

Adapun PKS menyatakan tetap mendukung bakal calon presiden atau Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan.

Ketua Bidang Polhukam DPP PKS Almuzammil Yusuf mengatakan sampai hari ini pihaknya tetap merujuk kepada keputusan Musyawarah Majelis Syuro (MMS) VIII. Keputusan itu menyatakan PKS secara resmi mendukung dan mengusung Anies sebagai Bacapres pada Pilpres 2024.

“Oleh karena itu, PKS tetap pada keputusan MMS VIII tersebut dan kami akan berjuang sebaik-baiknya dalam menjalankan amanat tersebut,” kata Almuzammil dalam keterangan resminya pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Sementara Ketua Umum Parta NasDem Surya Paloh mengatakan kemungkinan Cak Imin menjadi pendamping Anies bisa terjadi. “Kemungkinan ke arah itu bisa terjadi, tapi saya pikir belum diformalkan sedemikian rupa sampai menit ini,” kata Surya Paloh saat ditemui di NasDem Tower, Jakarta pada Kamis malam, 31 Agustus 2023.

Kabar Cak Imin dipinang Anies sebagai cawapresnya beredar setelah Anies berkunjung ke kediaman ibunda dari Muhaimin Iskandar, Nyai Hj. Muhassonah Hasbullah. Tak hanya kunjungan ke tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Anies juga berziarah ke empat makam pendiri NU.

Anies mengunjungi kediaman Nyai Muhassonah yang berada di kompleks Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, pada Kamis, 31 Agustus 2023. Tampak Anies mengenakan baju koko putih dan peci hitam didampingi istrinya, Fery Farhati.

Gubernur DKI periode 2017-2022 itu menyampaikan tujuan kedatangannya ke Jombang menemui Hj. Muhassonah untuk bersilaturahmi dan meminta doa. Setelah berbincang santai, Hj. Muhassonah Hasbullah pun mendoakan Anies Baswedan.

Adapun deklarasi pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar rencananya akan dilakukan di salah satu hotel di Surabaya pada Sabtu, 2 September 2023.

Baca Juga: PKB Kukuh Usung Muhaimin Iskandar Maju Pilpres 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Tempo, Antara

BAGIKAN