Batam (gokepri) – Mantan kepala daerah di Kepri berebut kursi DPR RI pada Pemilu 2024. Bersaing dengan petahana hingga sanak keluarga tokoh politik.
Kesempatan untuk berkenalan dengan calon sementara anggota legislatif sudah terbuka. Masih ada kesempatan untuk perbaikan daftar karena KPU memberi kesempatan masyarakat memberi masukan soal para calon.
Tokoh, mantan kepala daerah hingga petahana meramaikan daftar calon sementara (DCS) DPR RI daerah pemilihan Kepri.
Total ada 66 nama calon Anggota DPR dapil Kepri yang tercantum di DCS dan maju di Pemilu 2024. Dari jumlah tersebut, 24 orang atau 36 persennya adalah perempuan. Nama mereka sudah diumumkan KPU RI sejak 19 Agustus 2023.
Di antara nama-nama DCS DPR dapil Kepri di Pemilu 2024 itu ada Mantan Gubernur Kepri Isdianto periode 2020-2021. Isdianto maju dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Lalu mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo periode 2010-2015 dari PDIP, dan mantan Bupati Lingga Alias Wello dari Perindo.
Kemudian ada juga tokoh pembentukan Provinsi Kepri Huzrin Hood (PKB) dan petahana seperti Nyat Kadir (NasDem), Asman Abnur (PAN), Sturman Panjaitan (PDIP), serta Cen Sui Lan (Golkar).
Selanjutnya dari anggota keluarga politikus, ada Randi Zulmariadi (NasDem) yang merupakan putra Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Derry Purnamasari (PAN) yang merupakan putri mantan Bupati Natuna Hamid Rizal.
Ada juga Pietra Machreza Paloh (NasDem) yang merupakan keponakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja (Demokrat) dan mantan Kapolda Kepri Yotje Mende (Hanura). Lalu ada nama mantan Ketua Kadin Batam Soraya Djajakusuma (Perindo) atau akrab disapa Nada Faza Soraya.
Nama-nama para tokoh, mantan kepala daerah, dan petahana itu tertuang dalam DCS yang diumumkan oleh KPU RI. Masyarakat bisa menyampaikan tanggapan terhadap nama-nama calon tersebut.
Untuk diketahui, Provinsi Kepri punya empat kursi di DPR RI. Sebagai perbandingan, berdasarkan perolehan suara pemilihan anggota DPR RI dapil Kepri pada Pemilu 2019, Ansar Ahmad yang diusung Golkar jadi peraih suara terbanyak dengan 135.022 suara. Kemudian diikuti Asman Abnur diusung PAN, suaranya 76.021. Lalu Sturman Nyat Kadir dari NasDem dengan 56.292 suara. Kursi terakhir diperoleh Sturman Panjaitan dari PDIP sebanyak 54.917 suara.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka tanggapan masyarakat terhadap penetapan DCS anggota DPD, DPR, dan DPRD hingga 28 Agustus 2023.
“Sejak diumumkan sampai dengan 28 Agustus 2023, warga masyarakat, warga negara Indonesia, diberikan kesempatan untuk mencermati, memberi tanggapan, dan masukan terhadap nama-nama calon (DCS) tersebut,” kata Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, Jumat 18 Agustus 2023.
Mencermati Calon Wakil Rakyat
Pengamat politik Kepri Zamzami A Karim meminta masyarakat cermat hasil yang ditetapkan KPU dengan melihat rekam jejak para calon legislatif.
“Kalau secara administratif mungkin sudah memenuhi syarat. Tapi apakah secara moral dan track record di masyarakat sudah memenuhi?,” kata dia saat dihubungi, Senin 21 Agustus 2023.
Ia menjelaskan masyarakat juga diminta cermat dan harus memilah dengan hati-hati dalam memilih wakilnya. Jangan sampai wakil rakyat yang cacat secara moral justru terpilih menjadi wakil rakyat.
“Ini wujud partisipasi masyarakat untuk menilai siapa calon yang layak sebelum masuk daftar pemilih tetap. Jangan sampai saat pemilihan nanti seperti memilih kucing dalam karung,” kata dia.
Senada, Dosen FISIP UMRAH Alfiandri menyebut, publik harus memilah dan memilih wakil rakyat dengan serius sebab wakil rakyat adalah representasi rakyat yang akan memperjuangkan rakyatnya di masing-masing dapil.
“Masyarakat harus cermat apakah wakil rakyat kita ini mampu menyuarakan kepentingan publik atau tidak,” kata dia.
Ia mendorong agar masyarakat memanfaatkan waktu yang diberikan KPU untuk memberikan masukan terhadap calon legislatif. “Manfaatkan jangan sampai ketika sudah masuk daftar pemilih tetap malah nyesal,” kata dia.
Baca Juga: Daftar Calon Sementara Caleg DPRD Batam Ditetapkan, Masyarakat Diajak Beri Masukan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








