NATUNA (gokepri) – Bencana longsor di Pulau Serasan dan Serasan Timur, Natuna, mengakibatkan puluhan orang hilang dan 10 korban meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten Natuna dengan Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan dan Serasan Timur, yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna Wan Siswandi dan Wakilnya, Rodial Huda, bergerak cepat untuk melakukan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi bencana tersebut.
Tim gabungan ini langsung bergerak menuju Pulau Serasan menggunakan dua kapal, Kapal Indra Perkasa 159 milik Pemkab Natuna dan Kapal KN SAR Sasikirna milik Basarnas, dan tiba di Serasan pada dini hari Selasa 7 Maret 2023. Setelah tiba, mereka langsung menggelar rapat terbatas dan turun ke TKP melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Baca Juga: Cerita Mahasiswa STIE Tanjungpinang Putus Kontak dengan Keluarganya saat Longsor Natuna
Berdasarkan data sementara yang dirilis Pemkab Natuna, korban meninggal yang berhasil ditemukan sebanyak 10 orang dengan rincian 6 orang sudah berhasil diidentifikasi dan 4 lainnya belum teridentifikasi. Sementara korban yang dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan sebanyak 42 orang. Petugas juga berhasil menemukan 1 orang korban luka dan 4 orang kritis dan akan segera dikirim ke Pontianak via laut.
Jumlah pengungsi pada peristiwa ini sebanyak 1.216 orang yang ditampung di empat lokasi, termasuk lokasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan ada 219 pengungsi, Masjid Alfurqan ada 500 pengungsi, Puskesmas Serasan 215 pengungsi, dan SMAN 1 Serasan 282 pengungsi. Jumlah rumah yang tertimbun longsor teridentifikasi sementara sebanyak 27 unit rumah.

Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga tujuh hari ke depan dan masa pencarian akan diperpanjang bila diperlukan. Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan & Serasan Timur ini terdiri dari Pemkab Natuna, Polres Natuna, dan TNI Polri, serta beranggotakan puluhan personil petugas dari berbagai instansi.
Tim ini beranggotakan puluhan personil petugas yang terdiri dari Polres Natuna 35 orang , Kodim Natuna 12 orang, Basarnas KPP Natuna 37 orang, Damkar Kabupaten 17 orang, Satpol PP Kabupaten Natuna 5 orang dan Dokter 3 orang.
Hari ini Selasa (7/3), TNI AL mengerahkan satu unit kapal perang yakni KRI Bontang 907 untuk membantu proses penyelamatan, pencarian dan penanggulangan bencana. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bersama Kepala BNPB RI juga akan turun ke Serasan pada hari kedua.

Berikut daftar dan data korban meninggal yang sudah berhasil ditemukan:
1. Nama : Abd Kadir Bin Jakpar Sulaikan
J Kelamin : Laki
Umur : ± 70 Tahun
Kondisi : MD
2. Nama : Darman BIN Kantur
J Kelamin : Lakis
Umur :± 70 Tahun
Kondisi : MD
3. Nama : Rianti
J Kelamin : Perempuan
Umur :± 27 Tahun
Kondisi : MD
4. Nama : Anak Ibu Rianti
J Kelamin : Lakis
Umur : ± 5 Tahun
Kondisi : MD
5. Nama : Abdullah
J Kelamin : Lakis
Umur : ± 64 Tahun
Kondisi : MD
6. Nama : Anak-Anak
J Kelamin : Laki
Umur : ± 10 Tahun
Kondisi : MD
***
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Longsor Serasan Natuna: 1.216 Warga Mengungsi dan 27 Bangunan Tertimbun
Penulis: Usman








