BATAM (gokepri) — Arus wisatawan mancanegara menuju Batam kembali menguat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mencatat 1.150.567 kunjungan selama Januari hingga September 2025, naik 21,94 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini menempatkan Batam pada jalur yang mendekati masa pra-pandemi sebagai salah satu pintu utama kunjungan internasional di Indonesia.
Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata menyebut rata-rata kunjungan bulanan berada di kisaran 140 hingga 150 ribu orang. Angka tersebut relatif stabil sejak awal tahun. Ia menilai tren tersebut membuat target 1,5 juta wisman pada 2025 semakin realistis. “Kami melihat pergerakannya konsisten dari bulan ke bulan,” ujarnya di Batam, Kamis 13 November 2025.
Sebagian besar wisatawan berasal dari Singapura, Malaysia, Tiongkok, India, dan Myanmar. Kunjungan dari Filipina, Korea Selatan, serta Jepang juga menunjukkan kenaikan. Ardi menjelaskan bahwa pola ini mencerminkan kedekatan geografis Batam dan hubungan masyarakatnya dengan negara tetangga. Banyak pelancong dari Singapura dan Malaysia menganggap kunjungan ke Batam sebagai perjalanan jarak pendek yang akrab.
Sejumlah kegiatan wisata menjadi tambahan daya tarik. Salah satunya acara kuliner Tjap Legende di sebuah pusat perbelanjaan besar di kota tersebut. Batam kembali masuk dalam kurasi penyelenggara setelah Jakarta dan Bali. Menurut Ardi, kegiatan rutin semacam ini memberi alasan baru bagi wisatawan untuk datang kembali.
Ia menambahkan bahwa faktor keamanan dan kebersihan tetap memengaruhi keputusan wisatawan. Pemerintah kota mendorong kampanye layanan pariwisata yang menekankan lingkungan yang aman, tertib, dan ramah. Pendekatan ini, kata Ardi, membantu memperkuat citra Batam sebagai destinasi yang mudah diakses dan nyaman.
Dengan tiga bulan tersisa sebelum akhir tahun dan musim liburan segera tiba, pemerintah daerah memperkirakan arus wisatawan akan terus meningkat. “Trennya positif dan kami optimistis angka kunjungan terus bertambah,” ujar Ardi. ANTARA
Baca Juga: Gerbang Baru Wisatawan, Gold Coast Batam Bidik Rute Singapura
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








