KPU Tetapkan Dua Paslon Pilgub Kepri 2024, Nomor Urut Diundi Senin

KPU Batam
Peteugas memindahkan kotak suara Pemilu 2024 dari gudang KPU di Sekupang ke truk untuk didistribusikan ke hinterland, Rabu 7 Februari 2024. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

TANJUNGPINANG (gokepri) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau menetapkan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebagai peserta Pilkada Kepri 2024. Mereka adalah Muhammad Rudi-Aunur Rafiq dan Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura.

Penetapan ini dilakukan setelah KPU Kepri menggelar rapat pleno tertutup oleh Komisioner KPU di Tanjung Pinang pada Minggu (22/9/2024) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, yang didampingi oleh anggota KPU lainnya serta Sekretaris KPU Kepri.

HBRL

“Puji syukur, rapat pleno yang kami lakukan secara tertutup telah selesai. Bakal pasangan calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah ditetapkan. Ada dua pasangan calon yang kami sahkan,” tegas Anggota KPU Kepri, Ferry Manalu, saat dihubungi.

Ferry Manalu juga menjelaskan penetapan dua pasangan calon di Pilkada Kepri ini tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari KPU Kepri.

“Kami telah menetapkan H Ansar Ahmad SE MM dan Nyanyang Haris Pratamura; serta H Muhammad Rudi dan Dr H Aunur Rafiq, S.Sos, MSi sebagai Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Proses pengesahan sudah dilakukan, tinggal menunggu SK yang saat ini masih dalam proses,” tambahnya.

Dia mengungkapkan setelah penetapan pasangan calon, pasangan calon akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu pengundian nomor urut yang akan berlangsung di TCC Tanjungpinang pada pukul 09.00 WIB.

“Semuanya berjalan lancar dan acara pengundian nomor urut akan diadakan di Kantor KPU Kepri. Saat ini, kami sedang mempersiapkan pencabutan nomor urut untuk besok pukul 09.00 di TCC Tanjungpinang,” tegasnya.

Rudi vs Ansar

Rudi-Rafiq diusung Partai Nasdem, PDIP, Hanura, PSI, dan Partai Buruh. Gabungan parpol pengusung Rudi-Rafiq memiliki 346.525 atau sekitar 31,8 persen suara hasil pileg 2024.

Nasdem 149.781 suara (13,8 persen), PDIP 114.482 (10,8 persen), PSI 34.994 (3,2 persen), Hanura 34.894 (3,2 persen), Buruh 10.590 (0,9 persen) dan PKN 1.784 (0,1 persen). PSI dan Hanura masing-masing punya satu kursi. PDIP 4 kursi dan Nasdem 7 kursi di DPRD Kepri.

Rudi-Aunur berhadapan dengan partai koalisi gemuk pengusung petahana Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura. Paslon ini diusung Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo. Total kursi pengusung Ansar-Nyanyang sebanyak 32 kursi. Partai Gelora dikabarkan bergabung ke koalisi ini.

Mayoritas partai DPRD Kepri mendukung Ansar-Nyanyang. Pada pileg 2024, ada 11 partai yang lolos parlemen atau peraih kursi DPRD Kepri.

Efek Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024 berdampak pula ke peta koalisi di pilgub Kepri. PKS yang sempat mendukung Rudi-Aunur, putar haluan ke Ansar-Nyanyang karena DPP PKS bergabung ke pemerintahan yang digalang partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Rudi adalah salah satu tokoh politik paling kuat di Kepri. Selain sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri, ia menjabat Walikota Batam sejak 2016. Lima tahun terakhir ia menjabat Kepala BP Batam ex officio. Sejak 2019, Rudi berhasil mengakhiri dualisme pemerintahan di Batam antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang tidak mampu dilakukan para pendahulunya sejak 2001.

Karier politik Rudi dimulai sejak ia menjabat anggota DPRD Batam pada 2009-2010. Setahun kemudian ia bertarung di pemilihan walikota sebagai wakil dari Ahmad Dahlan.

Aunur adalah Bupati Karimun dua periode dan Ketua DPD Golkar Karimun. Aunur hengkang dari Golkar karena berbeda jalan politik dengan partainya yang mengusung Ansar.

Sedang Ansar Ahmad sekarang menjabat Gubernur Kepri. Ia berpasangan dengan politikus Gerindra dan anggota DPRD Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.

Baca: Kans Rudi-Aunur Dikepung Poros Golkar-Gerindra

Ansar meraih kemenangan pada Pilkada 2020 dengan menggandeng istri Rudi, Marlin Agustina, sebagai wakil gubernur. Mereka mengalahkan Gubernur Kepri 2020-2021 Isdianto dan Wakil Gubernur Kepri 2010-2015 Soerya Respationo.

Lekat dengan Golkar, Ansar adalah tokoh senior politik di Kepri. Ia memiliki basis pendukung yang kuat karena pernah menjabat Bupati Bintan 2005-2015. Ia juga pernah duduk sebagai anggota Komisi V DPR pada 2019-2020 dengan perolehan suara terbanyak di dapil Kepri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait