Kepri Catat Nol Kematian Covid-19 Selama Sepekan Terakhir

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau vaksinasi di Kota Batam, Minggu (26/9/2021).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau vaksinasi di Kota Batam, Minggu (26/9/2021).

Tanjungpinang (gokepri.com) – Pemerintah kembali melaporkan jumlah kematian akibat Covid-19. Jumlah kematian dalam sehari sebanyak 41 orang per 15 Oktober 2021. Sehingga, total angka kematian sebanyak 142.889 orang.

Dari 41 orang yang meninggal tersebut, sebanyak 16 provinsi mencatat nol kematian akibat Covid-19. Selain Kepulauan Riau (Kepri), provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Bengkulu, Nusa Tenggara Barat, Jambi, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Lamidi membenarkan nihilnya kasus kematian akibat Covid-19 di Kepri. Menurutnya, dalam seminggu terakhir, tidak ada penambahan angka kematian akibat Covid-19.

HBRL

“Pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 tidak ada penambahan dalam pekan ini,” katanya di Tanjungpinang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri mencatat jumlah warga terkonfirmasi Covid-19 di Kepri bertambah 8 orang menjadi 53.788 orang per 14 Oktober 2021. Tersebar di Kota Batam 25.897 orang, Tanjungpinang 10.209 orang, Kabupaten Bintan 5.577 orang, Karimun 5.459 orang, Natuna 2.494 orang, Lingga 2.310 orang, dan Anambas 1.842 orang.

Kemudian jumlah pasien yang sembuh 16 orang, sehingga totalnya menjadi 51.926 orang. Tersebar di Batam 25.043 orang, Tanjungpinang 9.772 orang, Bintan 5.386 orang, Karimun 5.273 orang, Anambas 1.784 orang, Lingga 2.223 orang, dan Natuna 2.435 orang.

Lamidi menjelaskan bahwa kasus aktif Covid-19 di Batam jauh menurun dibanding kondisi 2,5 bulan lalu, tinggal 16 orang. Kasus aktif Covid-19 di Batam, yang memiliki jumlah penduduk terbanyak dibanding 6 kabupaten dan kota di Kepri, melandai setelah program vaksinasi berjalan optimal dan penerapan protokol kesehatan semakin baik.

“Ini capaian yang baik,” kata Penjabat Sekda Kepri ini.

Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepri pada semester I tahun 2021, jumlah penduduk Kepri sebanyak 2.055.278 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.169.648 jiwa berdomisi di Batam.

Sementara kasus aktif Covid-19 di kabupaten dan kota lainnya di Kepri, Tanjungpinang 36 orang, Bintan 11 orang, Karimun 27 orang, Anambas 2 orang, Lingga 2 orang, dan Natuna 18 orang. “Total kasus aktif di Kepri saat ini 112 orang,” kata Lamidi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengungkapkan langkah-langkah Pemprov Kepri dalam menekan penyebaran virus Covid-19. Di antaranya dengan mempercepat tracing dengan melakukannya terhadap tetangga di sekeliling lingkungan sampai dengan 15 orang di lokasi kasus positif itu berada.

“Dari data NIK yang sudah kita tracing kepada tetangga-tetangga mereka, data tersebut dimasukkan ke aplikasi SiLacak dan diteruskan ke aplikasi PeduliLindungi. Sehingga nanti akan terdeteksi apabila ada kontak erat suspek Covid-19 yang ingin memasuki tempat-tempat umum,” ujarnya.

Pemprov Kepri juga membentuk satuan relawan di masing-masing kecamatan. Satuan relawan tersebut berjumlah tiga orang yang terdiri dari aparat TNI-POLRI dan tenaga puskesmas. Tugas dari satuan relawan adalah melakukan tracing dari rumah ke rumah, sekaligus memasukkan data tracing ke aplikasi SiLacak.

“Jadi ini untuk memantapkan lagi tracing kita, nanti kita juga akan memberikan mereka intensif transportasi selama tiga bulan sampai dengan Desember,” ucapnya.(zak)

Baca juga: Tim Satgas Covid 19 Sidak PTM, Pastikan Penerapan Prokes Ketat di Sekolah

Pos terkait