Karimun (gokepri.com) – Kawasan pinggir laut Jalan Haji Arab di Puakang Tanjungbalai Karimun diterjang banjir rob, Ahad, 11 Februari 2024 siang.
Banjir rob yang bagi orang Karimun dikenal dengan istilah ‘Pasang Keling’ ini menghantam pemukiman warga di kawasan Puakang tersebut.
Air laut yang biasanya berada di bawah bibir batas jalan, namun kali ini malah sampai naik ke jalan bahkan menerjang pemukiman warga setempat.
Pengendara motor yang melintasi kawasan itu sampai kena terjangan air yang mendadak tersebut.
“Wah, air laut sampai naik ke jalan,” ujar Andi, warga Kolong yang melewati kawasan Puakang dengan sepeda motornya.
Kepala BMKG Karimun, Ilham Syarief Putra mengatakan, Kepulauan Riau salah satu propinsi yang terdampak banjir rob, terutama di Tanjungbalai Karimun, karena adanya fenomena Super New Moon atau Fase Bulan Baru.
Kata Ilham, fenomena Siuper New Moon waktunya bersamaan dengan Perigee atau jarak terdekat bulan dengan bumi, sehingga meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
“Hari ini ketinggian maksimum pasang air laut 3.9 meter dan esok hari, 12 Februari akan terjadi puncak pasang maksimum dengan ketinggian 3.9 meter pada pukul 12 siang,” ujar Ilham.
Menurut dia, pasang maksimum tersebut akan mulai berkurang pada 13 Februari 2024 dengan ketinggian 3.7 meter pada pukul 13.00 WIB dan 14 Februari ketinggian pasang maksimum menjadi 3.4 meter pada pukul 14.00 WIB.
Penulis: Ilfitra








