Kasus Covid-19 di Singapura Masih Tinggi, Travel Bubble Kepri Batal Lagi

Lagoi Sambut Wisatawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Lagoi Bay, Bintan, akhir Januari 2021. (Foto: Instagram/Sandiuno)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan rencana pemerintah pusat membuka travel bubble antara Indonesia-Singapura, khususnya dengan Provinsi Kepri batal dilaksanakan Oktober 2021. Ini menyusul terjadi peningkatan kasus covid-19 di negara tetangga itu.

“Penyebaran Covid-19 di Singapura masih tinggi,” kata Ansar di Tanjungpinang, Rabu (6/10/2021).

Pemprov Kepri terpaksa mengupayakan agar wisatawan domestik bisa datang ke Kepri. Pemprov Kepri menunggu keputusan pemerintah pusat terkait pembukaan pintu turis asing Kepri-Singapura.

HBRL

Ia pun menyurati Kemendagri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar memberikan dispensasi perjalanan orang antardaerah, tidak perlu lagi menggunakan tes usap PCR, melainkan cukup tes usap antigen.

“Ini bertujuan menarik wisatawan domestik datang ke Kepri, tanpa perlu mengeluarkan biaya mahal untuk keperluan tes usap PCR covid-19,” ujarnya.

Gubernur Ansar mengatakan saat ini tempat-tempat wisata di wilayah tersebut sudah mulai beroperasi seiring turunnya PPKM Kepri ke Level 1. Ia pun memastikan objek wisata, seperti Lagoi di Kabupaten Bintan, telah menyiapkan protokol kesehatan sesuai standar WHO guna menjamin pengunjung yang datang aman dan bebas dari covid-19.

“Kami dukung kawasan wisata Lagoi sasar wisatawan lokal. Mudah-mudahan travel bubble Kepri-Singapura segera terealisasi demi mendukung pemulihan sektor pariwisata sekaligus ekonomi daerah ini,” ucap Ansar. (wan)

Pos terkait