Tim pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Kepri tak solid. PKS dan PKB mengklaim rajin turun ke lapangan menarik dukungan dari masyarakat. Komitmen NasDem dipertanyakan.
Muhammad Ravi, Batam
Wahyu Wahyudin dan Purwantoro kompak melempar pernyataan serupa. Mereka mempertanyakan surat keputusan (SK) Tim Kampanye Daerah. SK itu bentuk penugasan resmi kepada gabungan partai politik koalisi yang mengusung calon presiden dan wakil presiden Anies-Muhaimin atau AMIN. Anies-Muhaimin diusung NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Wahyu adalah Kepala Bidang Hukum dan Ketenagakerjaan DPW PKS Kepri sekaligus Sekretaris TKD AMIN dari Partai PKS. Sedangkan Purwantoro Wakil Sekretaris DPW PKB Kepri, juga Sekretaris TKD AMIN dari PKB. Keduanya mengaku belum menerima SK dari Ketua TKD Anies-Muhaimin yang dijabat Ketua NasDem Bintan, Khazalik. Meski tak ada SK, Wahyu bersama kader, relawan, dan pendukung sudah turun ke masyarakat untuk menghimpun dukungan.
“Dari PKS sudah bergerak,” ujar Wahyu saat ditemui di Batam, Sabtu, 2 Desember 2023. Wahyu menjelaskan bentuk upaya yang dilakukan dalam memenangkan pasangan AMIN dalam Pilpres sudah dilakukan. Apalagi pihaknya menargetkan untuk memenangkan Pilpres dalam sekali putaran.
“Kami sudah rutin turun, dan menghimpun kekuatan untuk mencari dukungan untuk pemenangan Amin. Bahkan kami juga mewajibkan semua caleg wajib memasang juga gambar pasangan Amin di setiap APK (Alat Peraga Kampanye) mereka, dan itu sudah berjalan,” terangnya.

Baca Juga:
- Bantah Maruf, Endipat Wijaya: Marlin Masuk TKD Prabowo-Gibran
- Lika-Liku Perjalanan Ansar dan Marlin ke Dompak
- INFOGRAFIS PILKADA KEPRI: Gelanggang Tiga Sekawan
- Saatnya Mencermati Caleg, Ini Persaingan Dapil Batam 1
PKS, ia tekankan, konsisten dalam menghimpun kekuatan untuk memenangkan AMIN di Kepri. PKS berkomitmen untuk terus bergerak dan menyentuh masyarakat hingga akar rumput.
Mengenai lesunya pergerakan TKD Amin di Kepri, Wahyu menjelaskan hal ini sudah kerap dipertanyakan tim relawan. Salah satunya adalah belum keluarnya SK TKD Amin di Kepri. Hal ini turut menjadi perhatian dari relawan yang sudah hadir untuk AMIN di Kepri. Menurut Wahyu, TKD Kepri sudah diusulkan masing- masing partai koalisi.
“Soal SK memang belum ada secara resmi. Meskipun pasangan Capres dan Cawapres lainnya sudah jor-joran memperlihatkan dan mempublikasi. Namun saya tidak memiliki kapasitas di situ. Intinya saya tetap berjalan untuk menarik dukungan bagi AMIN,” kata Wahyu.
Menurutnya, kinerja TKD AMIN di Kepri ini terkesan kurang maksimal. Meski PKS dan PKB sudah berjalan untuk memenangkan AMIN di Kepri. “Nah mungkin ini bisa ditelusuri karena mereka juga mungkin punya jawaban yang sederhana atau mungkin ada sesuatu hal yang memang ini adalah strategi mereka atau tidak, saya juga enggak tahu yang jelas strategi mereka dengan strategi kami dari PKS itu berbeda,” katanya.
Wahyu melanjutkan apabila SK sudah ada, maka tim akan all out dalam mensukseskan pemenangan AMIN di Kepri. Anggota yang sudah diusulkan masing-masing partai koalisi juga menuntut kejelasan dari TKD AMIN di Kepri.
Tentunya, jika SK sudah ada, mereka bisa bergerak dan terlibat secara resmi. Mulai menyusun langkah pemenangan AMIN di Kepri. Termasuk cara-cara promosi serta program kerja yang akan dijalankan dalam memenangkan AMIN di Kepri.
“Kalau komunikasi sudah ada sebenarnya dengan Pak Khazalik yang merupakan Ketua TKD soal ini. Karena waktu kampanye juga sudah berjalan. Jangan sampai AMIN ini terkesan lesu. Padahal kalau dari kami sudah bergerak,” ungkapnya.
Purwantoro mengatakan PKB memiliki penugasan yang ditujukan kepada anggota. Salah satunya dengan mendirikan posko pemenangan untuk AMIN di Kepri. “Kalau kompetitor sudah ada, sedangkan AMIN ini seperti apa. Kami juga bingung, kalau misalnya sudah ada dimana lokasinya. Agar kami bisa menyampaikan kepada relawan AMIN,” ujar Purwantoro.
Purwantoro mengaku juga banyak dihubungi berbagai pihak terkait SK TKD AMIN di Kepri. Hal ini juga menjadi pertanyaan. Di tengah kompetitor sudah mulai muncul dan bergerak, tim AMIN malah masih belum selesai soal SK TKD AMIN di Kepri.
“Terkesan lambat memang. Padahal kami juga ditanyai pusat terkait pergerakan di daerah. Kami bersama PKS juga sudah mengusulkan agar pasangan AMIN bisa ke Batam untuk menemui warga. Jadi kalau TKD tidak solid bagaimana kita melaporkan ke pusat,” terangnya.
DPP PKB sudah mewajibkan semua caleg dari PKB untuk memasang juga foto pasangan AMIN di setiap alat peraga kampanye. Ini merupakan upaya yang bisa digerakkan dalam menarik simpati warga Kepri. “Pada dasarnya kami tidak terpengaruh dengan SK ini, toh kami juga sudah jalan. Namun untuk skala lebih besar seperti kampanye Akbar AMIN di Kepri nanti tentu butuh kekompakan dan solidaritas semua partai pengusung, salah satunya melalui TKD AMIN di Kepri ini. Makanya SK itu penting, agar bisa melaksanakan kampanye lebih maksimal lagi,” lanjutnya.
Sebagai gambaran, Khazalik ditunjuk menjabat Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, pasangan capres nomor urut 1. Ia adalah Ketua NasDem Kabupaten Bintan dan pernah menjabat wakil bupati Bintan periode 2010-2015.
“Untuk di Kepri ketua tim pemenangan Anies-Muhaimin ditunjuk pak Khazalik dari Partai Nasdem,” kata Aman, Sekretaris DPW PKB Kepri, Sabtu (25/11/2023), dikutip dari Detik.com. Aman menyebut secara struktural tim kampanye Anies-Muhaimin di daerah diketuai oleh kader NasDem. Kemudian untuk wakil ketua diisi oleh PKB dan wakil ketua 2 diisi oleh kader PKS.
Sedangkan Asman Abnur ditunjuk menjadi ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) capres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pasangan nomor urut 2. Asman adalah politikus senior PAN dan kini menjadi anggota DPR RI dapil Kepri. Ia pernah menjabat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2016-2018. Pada Pemilu 2024, Asman kembali mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dapil Kepri.
“Untuk TKD Prabowo-Gibran di Kepri sudah dibentuk. Ditunjuk pak Asman Abnur,” kata Ketua DPP Gerindra, Meireza Endipat Wijaya, Kamis (30/11/2023). Endipat juga masuk dalam TKD Prabowo-Gibran di Kepri bersama 122 nama lain.
Caleg DPR RI dapil Kepri itu menjelaskan untuk susunan pengurus TKD Prabowo-Gibran di provinsi ini terdiri dari berbagai unsur. Mulai dari partai pengusung hingga profesional dan ada dari kalangan tokoh daerah.
Berdasarkan berkas surat keputusan TKD Prabowo-Gibran, ada nama Marlin Agustina. Marlin menjabat Penasehat dari kalangan tokoh-tokoh. Marlin adalah Wakil Gubernur Kepri yang diusung Partai NasDem. Suaminya, Muhammad Rudi, menjabat Walikota Batam sekaligus Ketua DPW NasDem Kepri.
Ketua TKD Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk pemenangan di Kepri dijabat oleh Soerya Respationo. Soerya adalah politikus senior PDIP yang menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri. Ia pernah menjabat wakil gubernur Kepri. Pada Pemilu 2023, Soerya mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dapil Kepri.
“Untuk TKD Kepri ditunjuk Pak Soeryo Respationo Ketua DPD PDIP Kepri,” kata Sekretaris DPD PDIP Kepri, Lis Darmansyah, Senin (27/11/2023). Untuk sekretaris ditunjuk kepada Ketua Partai Perindo, Jadi Rajagukguk. Kemudian, untuk bendahara pemenangan ditunjuk kepada Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.
Komisioner KPU Kepri Jernih Milyati Siregar menyebutkan KPU Kepulauan Riau (Kepri) sudah menerima daftar tim kampanye daerah (TKD) masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres). “Sudah kami terima melalui Sikadeka kemarin (Selasa 28 November 2023,” kata dia saat dikonfirmasi.
Marlin Gabung TKD Prabowo-Gibran
Nuansa tak solid TKD Amin juga digambarkan lewat bergabungnya Marlin Agustina dalam TKD Prabowo-Gibran. Masuknya Wakil Gubernur Kepri itu ke TKD Prabowo Gibran membuat publik terkejut, mengingat Marlin merupakan kader Partai Nasdem yang mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Apalagi suami Marlin, Muhammad Rudi merupakan Ketua DPW Nasdem Kepri.
Ketua DPP Gerindra, Endipat Wijaya mengiyakan kabar Marlin yang bergabung ke TKD Prabowo-Gibran. Menurutnya langkah Marlin merupakan pilihan yang baik mencerminkan demokrasi yang bagus. “Ya nama Bu Marlin masuk. Pak Rudi tidak. Sesuai perintah Ketum Prabowo,” ujar Endipat, Kamis (30/11). Selain Marlin, Ansar Ahmad yang juga Gubernur Kepri masuk dalam TKD Prabowo-Gibran.
Menurut Endipat, Prabowo mempersilahkan tokoh-tokoh untuk masuk kedalam TKD tanpa paksaan. Sebelum bergabung, Gerindra memanggil Marlin Agustina untuk menanyakan kesediaan berjuang bersama Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. “Sudah kami panggil dan beliau bersedia. Untuk saat ini belum ada tugas khusus untuk Bu Marlin,” pungkas Endipat.
Sementara itu, Ketua DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi menolak menjawab pertanyaan wartawan soal bergabungnya Marlin ke TKD Prabowo-Gibran. “Saya tidak mau (jawab) kalau isu politik,” ujar Rudi di lantai empat Kantor Walikota Batam, Jumat 1 Desember 2023.
Kampanye Pemilu 2024 telah dimulai Selasa 28 November 2023 dan berlangsung hingga Sabtu 10 Februari 2024. Kemudian pada 11 Februari 2024-13 Februari 2024 masuk masa tenang. Pemungutan suara akan dilakukan 14 Februari 2024.
Untuk diketahui, pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat.
Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh DPI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Sementara itu, pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









