Jakarta (gokepri) – Duta Besar (Dubes) Jepang untuk ASEAN, Kiya Masahiko, mengungkapkan kebanggaannya atas kemitraan yang telah terjalin antara Jepang dan ASEAN. Menurutnya, ASEAN telah menjadi pusat pertumbuhan yang menjanjikan.
“Kita (ASEAN dan Jepang) adalah mitra yang sepenuhnya setara, dan tujuannya adalah bersama-sama menciptakan masa depan,” ujar Kiya dalam acara “ASEAN Council of Japan Alumni” (ASCOJA) yang diadakan di Jakarta, Jumat 7 Juli 2023.
Dalam pidatonya, Masahiko juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi ASEAN dan Jepang, seperti masalah ekonomi, sosial, lingkungan, dan bencana alam. Dia percaya inovasi adalah kunci untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.
“ASEAN memiliki pertumbuhan ekonomi, sementara kami memiliki teknologi. Kita bisa saling melengkapi dan mencapai prestasi yang besar, baik untuk kita sendiri maupun untuk dunia,” tambah Masahiko.
Dalam konteks kerjasama ASEAN-Jepang, Masahiko menegaskan Jepang sepenuhnya mendukung tiga pilar ASEAN 2023, terutama ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). Jepang juga berkomitmen untuk mempromosikan kolaborasi dalam hal pertukaran budaya dan penyelesaian masalah global.
“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan kepemimpinan Indonesia untuk mencapai tujuan utama ini,” ujar Masahiko.
Tiga pilar ASEAN 2023 yang disebutkan adalah ASEAN Matters, Epicentrum of Growth, dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
Dalam kesempatan yang sama, Dubes Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi, juga memberikan komentar mengenai peringatan 65 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang.
Kanasugi menyebutkan kunjungan Kaisar Naruhito ke Indonesia, yang merupakan kunjungan resmi pertama ke luar negeri, menunjukkan betapa pentingnya Indonesia bagi Jepang.
“Mereka (Kaisar dan Permaisuri) memilih Indonesia untuk kunjungan resmi pertama mereka ke luar negeri, itu indikasi jelas betapa pentingnya Indonesia bagi Jepang,” kata Kanasugi.
ASCOJA, sebuah asosiasi organisasi yang terdiri dari mantan mahasiswa ASEAN yang pernah belajar di Jepang, berperan dalam mempromosikan budaya dan literasi Jepang di negara masing-masing, dan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Jepang.
Baca Juga: Pintu Pemain Muda Indonesia Berkarier di Jepang Makin Terbuka Lebar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








