Januari–Maret 2026, Dinsos Batam Pulangkan 66 Warga Terlantar dan Tangani 99 ODGJ

(internet)

BATAM (gokepri.com) – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam mencatat capaian penanganan masalah sosial sepanjang Januari hingga Maret 2026, dengan memulangkan 66 orang terlantar ke daerah asal.

Kepala Dinas Sosial Batam, Zulkifli Aman, mengatakan selain pemulangan warga terlantar, pihaknya juga telah menangani sebanyak 99 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Penanganan dilakukan melalui perawatan maupun pengembalian ke keluarga setelah kondisi mereka memungkinkan,” ujarnya.

HBRL

Ia menjelaskan, proses penanganan ODGJ tidak bisa dilakukan secara cepat karena harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan medis di rumah sakit, penelusuran identitas, hingga proses pemulihan.

“Untuk ODGJ, penanganannya bisa memakan waktu satu sampai dua bulan tergantung kondisi masing-masing,” kata dia.

Dinas Sosial juga terus merespons laporan masyarakat terkait keberadaan ODGJ maupun warga terlantar yang dinilai meresahkan. Salah satunya melalui evakuasi yang dilakukan di sejumlah titik keramaian.

Saat ini, beberapa ODGJ masih menjalani perawatan di shelter milik Dinas Sosial dengan fasilitas yang telah disiapkan, baik ruang isolasi maupun ruang pemulihan.

Zulkifli menegaskan, penanganan masalah sosial di Batam membutuhkan peran serta berbagai pihak, termasuk masyarakat, untuk melaporkan dan membantu proses penanganan di lapangan.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar penanganan bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Dinas Sosial memastikan akan terus meningkatkan upaya penanganan serta memperkuat fasilitas guna memberikan perlindungan bagi warga terlantar dan ODGJ di Batam. *

Penulis: Engesti

Pos terkait