Imigrasi Batam Hadirkan Layanan Paspor di RS Awal Bros untuk Balita yang Butuh Pengobatan ke Luar Negeri

Imigrasi Batam Hadirkan Layanan Paspor di RS Awal Bros untuk Balita yang Butuh Pengobatan ke Luar Negeri. (istimewa)

BATAM (gokepri.com) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghadirkan layanan paspor Immigration Care (Immicare) di Rumah Sakit Awal Bros Batam bagi pemohon yang membutuhkan dokumen perjalanan secara mendesak untuk keperluan pengobatan ke luar negeri.

Layanan tersebut telah diberikan kepada seorang pemohon balita yang tengah menjalani perawatan medis dan memerlukan paspor sebagai syarat keberangkatan untuk mendapatkan penanganan lanjutan di luar negeri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Imigrasi Batam. Program tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga diiringi dengan penguatan pelayanan publik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

HBRL

Tim Imigrasi Batam yang didampingi langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, mendatangi Rumah Sakit Awal Bros untuk melakukan proses wawancara, pengambilan data biometrik, serta verifikasi berkas secara langsung di lokasi.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penerbitan paspor dapat segera ditindaklanjuti tanpa mengganggu kondisi kesehatan pemohon yang masih menjalani perawatan medis.

Hajar Aswad mengatakan layanan Immicare merupakan wujud komitmen Imigrasi Batam dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, humanis, serta responsif terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

“Momentum bulan Ramadhan menjadi pengingat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga penuh empati. Layanan Immicare ini merupakan bentuk keberpihakan Imigrasi Batam kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat medis,” katanya.

Ia menegaskan pihaknya ingin memastikan aspek administratif tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan di luar negeri.

Selain itu, Imigrasi Batam juga membuka ruang koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dokumen perjalanan dalam situasi mendesak dapat difasilitasi secara cepat dan tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan pelayanan keimigrasian yang selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 2026. (engesti)

Pos terkait