Hari Pertama Jabat Pjs Gubernur, Marlin Rudi Langsung Menggebrak Kendalikan Inflasi

Pjs gubernur Kepri marlin
Pjs Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina Rudi, memimpin high level meeting tentang pengendalian inflasi daerah di Grand Eska Hotel dan Suites, Jodoh, Kota Batam pada Rabu, 25 September 2024. Marlin Rudi berkomitmen untuk mengambil langkah strategis dalam menangani masalah inflasi di Provinsi Kepri. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Pada hari pertama menjabat sebagai Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina Rudi langsung mengambil langkah strategis untuk mengendalikan inflasi daerah. Marlin menunjukkan komitmennya yang tinggi, berbeda dari pejabat yang hanya berbicara tanpa tindakan.

Langkah strategis tersebut dimulai dengan membuka high level meeting mengenai kebijakan dan strategi pengendalian inflasi serta faktor penyebabnya di Provinsi Kepri. Pertemuan ini dilaksanakan di Grand Eska Hotel dan Suites, Jodoh, Kota Batam, pada Rabu (25/9/2024) pagi.

“Inflasi yang stabil dapat meningkatkan daya saing dan menjamin pertumbuhan ekonomi,” ungkap Marlin.

HBRL

Dalam pertemuan ini, Marlin Rudi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama dan bersinergi dalam menerapkan kebijakan guna memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian dan pembangunan Kepri.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Aries Fhariandi, Kepala Tim Perumusan Kebijakan dan Keuangan Daerah Perwakilan Bank Indonesia Sudarta, serta Kepala Badan Pusat Statistik Hafti Mariah.

Marlin Rudi menyampaikan berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, pada Agustus 2024, Kepri mengalami inflasi year on year sebesar 2,64 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 106,17.

Inflasi year on year ini disebabkan oleh kenaikan harga di tujuh kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik sebesar 3,49 persen; pakaian dan alas kaki naik sebesar 2,73 persen; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 2,34 persen; kesehatan naik sebesar 3,66 persen; transportasi naik sebesar 3,47 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 1,88 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 7,68 persen.

Sebaliknya, beberapa kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, seperti perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun sebesar 0,02 persen; informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun sebesar 0,01 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya turun sebesar 0,08 persen; serta pendidikan turun sebesar 1,13 persen.

Tingkat deflasi month to month di Kepulauan Riau pada Agustus 2024 sebesar 0,04 persen, akibat penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,21 pada Juli 2024 menjadi 106,17 pada Agustus 2024. Tingkat inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar 0,97 persen.

Marlin Rudi berharap melalui kegiatan ini, semua pihak dapat bersama-sama melaksanakan langkah-langkah strategis kebijakan dan upaya pengendalian inflasi daerah. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan berharap kerjasama ini akan membawa kemajuan bagi Kepulauan Riau.

“Terima kasih kepada seluruh pihak. Semoga apa yang kita lakukan dapat memajukan negara, bangsa, dan masyarakat, khususnya di Kepulauan Riau,” ujar Marlin, yang berasal dari Karimun. (INFO)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca: Hari Jadi ke-22 Kepri, Marlin Ajak Masyarakat Maksimalkan Potensi Maritim

Pos terkait