Gubernur Ansar: Saya Sudah divaksin, Saya Terpapar tapi Saya Sembuh

Gubernur Ansar Sembuh
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menemui pelajar dan tenaga kesehatan di lokasi vaksinasi Vihara Meitreya Batam Centre, Jumat (23/7/2021). (foto: Humas Pemprov Kepri)

Batam (gokepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dengan tegas mengatakan vaksin bukanlah untuk menghapus virus COVID-19. Namun untuk meningkatkan imunitas tubuh setiap individu agar jika terpapar COVID tidak mengalami gejala yang menbahayakan.

“Vaksin ini bukan segala-galanya. Bukan untuk membunuh virus corona, tapi untuk membentuk kekebalan tubuh. Saya sudah divaksin, saya terpapar tapi saya sembuh,” kata Gubernur.

Gubernur melanjutkan penjelasannya, bahwa dari 200 kasus orang yang terpapar COVID, sebanyak 199 orang dinyatakan berhasil sembuh tanpa mengalami gejala yang parah. Dan yang sembuh tersebut adalah orang-orang yang sudah mendapatkan vaksin.

HBRL

“Artinya 99 persen orang yang meninggal karena COVID-19, ternyata mereka belum divaksin,” kata Gubernur di hadapan putra-putri SLTA dan SLTP se-Kota Batam dan undangan dari berbagai kalangan saat mencanangkan vaksin di Vihara Meitreya Batam Centre, Jumat (23/7).

Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Kepri agar sadar vaksin. Dan mengimbau agar masyarakat yang belum menerima vaksin, segera mendatangi tempat-tempat penyelenggaraan vaksin terdekat.

“Vaksin ini penting. Inilah cara membentuk imun secara kolektive. Sekali lagi saya katakan, kita tidak membunuh virus corona dengan vaksin, tapi menjinalkannya,” tegasnya.

Gubernur juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah melakukan vaksin serta kepada seluruh stakeholder yang sudah dengan gigih, bahu-membahu mengkampanyekan vaksin. Sehingga Kepri dinilai berhasil dalam penyelenggaraan vaksinasi secara nasional.

“Setelah Bali dan DKI Jakarta, Kepri berada di posisi terbaik ketiga. Bahkan kita terbaik diluar Jawa dan Bali,” pungkasnya. (Can)

|Baca Juga: Gubernur Ansar Ahmad Optimistis Ekonomi Kepri Pulih

Pos terkait