Fuel Card Plus, Pembelian BBM di Kepri Menuju Digitalisasi

Fuel Card Plus kepri
Kepala Bapenda Kepri Diky Wijaya. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar sosialisasi penerapan fuel card plus untuk pembelian BBM non tunai di wilayah Kepri. Sosialisasi ini dilakukan di Hotel Santika, Kota Batam, Selasa, 4 Juni 2024.

Kepala Bapenda Kepri Diky Wijaya mengatakan inovasi fuel card plus ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) di Kepri.

“Kepri mulai hari ini dan seterusnya akan menerapkan digitalisasi, mengikuti jejak negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” kata Diky.

HBRL

Baca Juga: Fuel Card 5.0 Batal Diberlakukan 1 Agustus, Sistem Dibenahi dan Sosialisasi Digencarkan

Proses digitalisasi ini adalah tuntutan dari pemerintah pusat yang telah menunjuk Kepri sebagai salah satu wilayah untuk menerapkan sistem ini.

Saat ini, program masih dalam tahap sosialisasi dan diharapkan bisa terealisasi pada tahun 2025 dengan dukungan dari Pertamina, perbankan, dan Jasa Raharja.

Diky menjelaskan fuel card plus ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak daerah.

“Mereka dapat fuel card secara cuma-cuma dengan hanya mengisi form yang disediakan di tempat pembayaran pajak,” jelasnya.

Sales Area Manager Kepulauan Riau, Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, menambahkan Pertamina mendukung penuh penerapan fuel card plus ini.

“Kami sudah memiliki www.subsiditepat.mypertamina.id yang juga telah menerapkan pembelian BBM secara non-tunai,” ungkap Bagus.

Ia berharap kehadiran fuel card plus dapat menjadi pelengkap untuk program subsidi BBM agar lebih tepat sasaran dan teknis penerapannya dapat dijalankan dengan baik.

“Kebijakan ini berhubungan dengan pajak, dan sangat mungkin untuk diterapkan secara teknis,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait