Batam (gokepri) – Nilai ekspor Batam pada periode Januari-November 2023 turun 6,45 persen. Ekspor nonmigas dan migas kompak melemah.
Badan Pusat Statistik melaporkan nilai ekspor Batam pada periode Januari-November 2023 sebesar USD13,35 miliar atau turun 6,45 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD14,27 miliar.
Khusus di sektor ekspor nonmigas hanya melorot 3,31 persen menjadi USD12,59 miliar dari USD13,02 miliar. Pelemahan ekspor nonmigas terbesar disumbang ekspor minyak dan lemak hewan/nabati yang turun 31,64 persen menjadi USD691,65 juta.
Baca Juga: Ekspor Batam Terus Tumbuh Positif, Sumbang 75,5 persen Ekspor Kepri
Kemudian ekspor kapal laut turun 28,59 persen menjadi USD431,86 juta, berbagai produk kimia turun 18,72 persen menjadi USD491,04 juta, plastik dan barang dari plastik turun 12,57 persen menjadi USD263,01 juta, bahan bakar mineral turun 11,54 persen menjadi USD246,13 juta dan mesin-mesin/pesawat mekanik turun 2,32 persen menjadi USD1,36 miliar.
Ekspor mesin/peralatan listrik, benda-benda dari besi dan baja dan kokoa/coklat tetap tumbuh positif secara tahunan selama periode Januari-November 2023. Ekspor mesin /peralatan listrik menjadi penyumbang ekspor nonmigas Batam terbesar dengan nilai USD6,80 miliar dan tumbuh 4,34 persen. Disusul mesin-mesin/pesawat mekanik senilai USD1,36 miliar. Golongan barang Mesin/peralatan Listrik menyumbang kontribusi 54,08 persen dari kumulatif ekspor nonmigas Kota Batam tahun 2023.
Sementara ekspor migas Batam selama Januari-November 2023 melorot hingga 39,13 persen menjadi USD760,7 juta dari USD1,24 miliar.
Namun data bulanan menunjukkan ekspor Kota Batam pada November 2023 dibanding Oktober 2023 mengalami kenaikan 13,8 persen menjadi USD1,14 miliar.
Hal tersebut disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor nonmigas selama bulan November 2023. Ekspor sektor nonmigas mengalami kenaikan sebesar 15,37 persen menjadi USD1,07 miliar dari Oktober 2023 USD930,1 juta. Namun sektor migas mengalami penurunan sebesar 4,86 persen menjadi USD74,84 juta.
Adapun negara tujuan ekspor Kota Batam terbesar pada bulan November 2023 adalah Singapura, yaitu mencapai USD384,86 juta. Ekspor ke Singapura pada November mengalami kenaikan dibandingkan keadaan bulan Oktober 2023, yaitu naik sebesar 11,18 persen dan turun sebesar 6,76 persen jika dibandingkan dengan November 2022.
Pada periode Januari-November 2023, Singapura merupakan negara tujuan ekspor Kota Batam dengan peranan terbesar yaitu 34 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam selama 2023 dengan nilai ekspor USD4,54 miliar. Hal tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 22,49 persen.
Negara-negara tujuan ekspor terbesar Kota Batam selanjutnya selama Januari-November 2023 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor USD3,21 miliar (24,07 persen), China sebesar USD825,15 juta (6,18 persen); Jepang sebesar USD461,10 juta (3,45 persen); serta India sebesar USD427,23 juta (3,20 persen).
Nilai Ekspor terbesar menurut pelabuhan muat utama di Kota Batam pada November 2023 adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai ekspor USD663,82 juta. Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan 5,55 persen jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2023 dan penurunan sebesar 12,50 persen jika dibandingkan dengan bulan November 2022.
Total ekspor kumulatif Kota Batam terbesar selama Januari-November 2023, yaitu melalui Pelabuhan Batu Ampar sebesar USD8,7 miliar; terbesar kedua adalah Pelabuhan Sekupang sebesar USD2,39 miliar. Kontribusi kedua Pelabuhan tersebut adalah sebesar 83,61 persen dari total ekspor Kota Batam selama Januari-November 2023.
Simak data kinerja ekspor Batam:


Baca Juga: Produk Kaca Indonesia Berkualitas, Ekspor ke Arab Saudi Berpotensi Meningkat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









