BATAM (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menargetkan pertumbuhan ekonomi menembus 8,1 persen pada akhir 2025. Tren pertumbuhan tinggi dan derasnya arus investasi menjadi bahan bakar optimisme itu.
Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan ekonomi 7,14 persen pada triwulan II 2025. Angka itu tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional setelah Maluku Utara serta Sulawesi Tengah. Pemerintah daerah yakin momentum tersebut dapat berlanjut hingga akhir tahun.
“Perekonomian Kepri terus menunjukkan tren positif,” ujar Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, di Tanjungpinang, Minggu, 26 Oktober 2025.
Pemerintah provinsi menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga laju pertumbuhan. Salah satunya mempercepat investasi baru lewat kemudahan regulasi dan insentif fiskal. Total nilai investasi di Kepri kini mencapai Rp27 triliun. Mayoritas dana itu mengalir ke Batam, yang tetap menjadi pusat industri dan ikon investasi nasional.
Selain Batam, pemerintah daerah mendorong investasi di enam kabupaten dan kota lain. “Setiap daerah punya potensi sendiri, dari industri pengolahan hingga pariwisata dan perikanan,” kata Nyanyang.
Minat investor asing dan domestik meningkat pada proyek-proyek baru, terutama di Pulau Bintan. Pemerintah menyiapkan kawasan pusat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pusat data, kawasan industri, jembatan Batam–Bintan, serta pelabuhan internasional.
Di Tanjungpinang, pengembangan transportasi perkotaan seperti skytrain tengah dikaji. Pemerintah juga mengusulkan agar Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun menjadi kawasan perdagangan bebas, sementara Natuna, Anambas, dan Lingga diarahkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Optimisme pertumbuhan ekonomi Kepri tak lepas dari ketergantungan pada industri manufaktur di Batam. Tantangannya, memastikan pertumbuhan itu merata hingga ke kabupaten dan pulau terluar. “Langkah ini bukan hanya menarik investor, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Nyanyang. ANTARA
Baca Juga: Batam Tatap Arah Baru Ekonomi, Pusat Data dan EBT
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









