BATAM (gokepri.com) – Event pariwisata masih menjadi andalan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) untuk mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara (wisman).
Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, Selasa 2 Juli 2024 lalu. Menurut Guntur, event pariwisata menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki Kepulauan Riau.
“Event-event ini yang akan didedikasikan untuk pencapaian target kunjungan wisman,” ujar Guntur.
Baca Juga: Kenduri Seni Melayu 2024 Dimulai 7 Juni, Rudi Ajak Warga Lestarikan Budaya Melayu
Ia menjelaskan, kunjungan wisman di Kepri kini mengalami penurunan target mencapai 40 persen, sesuai dengan arahan menteri Pariwisata Sandiaga Uno. Hal ini seiring dengan belum ditetapkannya perjalanan singkat bagi wisman atau Visa on Arrival (VoA) 10 persen.
“Tetapi angka pastinya belum ada. Kami harap regulasi visa on arrival dengan skema yang mudah dan murah bisa segera kita terapkan,” ujar Guntur.
Berdasarkan catatan dia, jumlah kunjungan wisman ke Kepri baru mencapai 480 ribu. Angka ini masih jauh dari target meski kunjungan wisman sudah ditekan.
Guntur mengungkapkan, pihaknya akan mendorong digelarnya event-event pariwisata di Kepri, baik oleh pemerintah daerah, hingga swasta dan komunitas. Event-event baik yang berskala nasional maupun internasional pun saat ini tengah dirancang.
“Tentu event-event ini yang menjadi andalan,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, regulasi short term visa di Kepri akan segera dikeluarkan.
Bocorannya, di Kepri akan ada empat skema visa yang diterapkan, yakni skema bebas visa untuk 10 negara, visa kunjungan 30 hari dengan biaya Rp500 ribu untuk 97 negara, visa pendek 14 hari dengan tarif Rp350 ribu dan usulan terbaru, visa pendek 7 hari dengan tarif yang kompetitif.
Apabila diturunkan, maka target wisman ke Kepri di tahun ini mencapai hampir separuhnya saja, yaitu sekitar 1,8 juta hingga 1,2 juta kunjungan.
Berikut event pariwisata di bulan Juli
- 3 – 5 Juli Festival Silat Serumpun di Tanjungpinang
- 4 Juli Festival Keagamaan di Bintan
- 6 Juli Pagelaran Seni Kreatif di Natuna
- 7 Juli Natuna Geopark Ride di Natuna
- 8 Juli Pawai 1 Muharram 1000 Telur di Natuna
- 13 Juli Gelar Budaya Dendang Piwang di Natuna
- 13 Juli SSG-Monthly Medal di Batam
- 14 Juli Bintan Marathon di Bintan
- 14 Juli Natuna Kreatif di Natuna
- 15 Juli Neptune Reggata di Lingga
- 19 – 21 Juli Gawoi Seni dan Budaya Pulau Midoi di Natuna
- 24 – 28 Juli Padang Melang International Folklore Festival di Anambas
- 25 Juli Kenduri Tolak Bala di Bintan
- 25 – 28 Juli Batam Internasional Marching Art Competition di Batam
- 27 – 28 Juli Festival Sanggom Melayu di Natuna
- 29 – 30 Juli Yardfest #7 di Batam
- 31 Juli Mandi Safar di Tanjungpinang
Event lainnya yang akan diselenggarakan di bulan Juli dengan tanggal pelaksanaan tentatif yaitu Festival Mancing Ngarung 4 di Batam, Enjoy Karimun Event di Karimun, Pekan Olahraga Pelajar Daerah IX Kepri di Batam, Kejurda Karate Inkado di Batam dan Batam 10 K di Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









