Dokter Paru Imbau Tarawih Tetap Pakai Masker

tarawih pakai masker
Ilustrasi. Masyarakat diimbau untuk tetap memakai masker saat beribadah salat tarawih pada Ramadan nanti. Foto: ANTARA

BATAM (gokepri.com) – Dokter Paru yang tergabung dalam Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengimbau masyarakat tetap pakai masker saat ibadah salat tarawih tahun 2023. Selain itu juga tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sekretaris Pokja Infeksi Pengurus Pusat PDPI Irawaty Djaharuddin mengatakan saat ini masyarakat harus waspada saat menjelang Ramadan.

“Itu (tarawih) waktu untuk berkumpul dan memang harus sangat kita waspadai,” ujarnya dalam Webinar Covid-19 Masih Mengintai, yang diikuti secara daring, Selasa 21 Maret 2023.

HBRL

Ira mengatakan Covid-19 di Indonesia belum benar-benar hilang. Virus tersebut masih terus mengintai masyarakat, meski tren kasus positif maupun aktifnya cenderung lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi masih banyak masyarakat yang berstatus memiliki daya tahan tubuh yang rendah dan mempunyai penyakit pemberat (komorbid) misalnya diabetes, hipertensi maupun penyakit jantung.

Menggunakan masker saat beribadah, membuat masyarakat bisa menolong sesama, terutama bagi lansia yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Berdasarkan sejumlah penelitian, gejala Covid-19 menjadi berat jika mengidap komorbid.

“Mohon disadari betul jika orang-orang yang sudah berusia lanjut, pertahanan tubuhnya tidak sepaten atau sebaik yang berusia muda atau orang yang punya daya tubuh tinggi,” kata Ira.

Menurut Ira masyarakat cukup menggunakan masker bedah biasa, yang dinilai sudah cukup memproteksi diri di dalam masjid.

Di sisi lain, PDPI menyarankan supaya masyarakat bisa mengurangi kebiasaan merokok karena hal tersebut bisa mempermudah virus atau kuman masuk ke dalam saluran pernafasan.

Kemudian karena kebiasaan masyarakat yang senang berkontak fisik seperti bersalaman atau mencium kedua sisi pipi kerabat, Ira menyarankan kepada masyarakat untuk memperketat protokol kesehatannya dengan rajin mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer

Jika dimungkinkan, diharapkan masyarakat bisa mengurangi kontak fisik tersebut agar bisa memastikan kondisi tubuh tetap dalam keadaan yang sehat dan terjaga dari infeksi virus.

“Satu hal lain yang perlu diwaspadai adalah kalau nanti, kalau kita flu usahakan jangan berkontak erat dengan orang lain. Jadi tetap jaga protokolnya seperti itu,” ujar Ira.

Anggota Pokja Infeksi PDPI Fathiyah Isbaniah menambahkan, pemakaian masker harus tetap digunakan ketika beraktivitas.

Sesuai dengan imbauan dari Satgas Covid-19, masker harus digunakan terutama ketika beraktivitas di ruangan tertutup dan berkerumun.

Ia juga meminta agar masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasinya sebelum melaksanakan mudik 2023.

“Selesaikan status vaksinasi saat ini sekarang sudah dosis yang keempat, terutama untuk lansia dan orang yang memiliki komorbid,” ujarnya.

Baca Juga: Pakar Gizi Sarankan Atur Pola Makan Saat Puasa, Gula Jangan Berlebihan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait