Diskon Tiket Pesawat dan Kamar Hotel dari Kemenparekraf

diskon tiket pesawat
Pramugari mengecek tiket penumpang pesawat Pelita Air rute Jakarta- Balikpapan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (20/3/2023). Kemenparekraf memberikan diskon tiket pesawat menyambut momen Lebaran. Foto: ANTARA

JAKARTA (gokepri.com) – Menyambut Lebaran Idul Fitri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sediakan diskon tiket pesawat dan promo untuk kamar hotel. Selain itu juga ada paket-paket desa wisata yang bisa jadi pilihan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan menjelang Ramadan dan mudik Lebaran 2023, pihaknya berkolaborasi dengna beberapa mitra dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif menyediakan diskon tiket pesawat dan promo hotel serta desa wisata.

“Lokasinya tersebar di berbagai jalur-jalur yang dilintasi pemudik di Pulau Jawa,” kata Sandiga, Selasa 11 April 2023.

HBRL

Ia mengatakan industri pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat memanfaatkan momen mudik ini secara maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang akan berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia.

“Tahun ini akan ada 123,8 juta wisatawan yang diprediksi akan melakukan perjalanan libur lebaran 2023,” ujarnya.

Momen Lebaran dapat menciptakan dua hingga tiga kali pergerakan dari total pergerakan tersebut.

“Kami menargetkan 25 persen atau di angka 300 sampai 350 juta pergerakan dari target 1,4 miliar mobilitas wisatawan nusantara tahun ini,” kata dia.

Kemenparekraf akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan stakeholder untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan saat Lebaran.

Sandiaga mengatakan akan mengeluarkan Surat Imbauan Pemantauan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2023 kepada seluruh Dinas Pariwisata Provinsi di Indonesia untuk memastikan kesiapan destinasi dan lokasi daya tarik wisata agar menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan yang baik.

“Pemerintah Daerah tentunya diharapkan membentuk satuan tugas yang melibatkan lintas OPD untuk mengawasi kawasan objek wisata dan aktivitas pengunjung,” ujarnya.

Dinas Pariwisata juga diimbau untuk dapat memantau ke lapangan, melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan sarana prasarana di seluruh kawasan objek wisata.

Baca Juga: Kemenparekraf Petakan Potensi Kemitraan Industri Pariwisata dan Ekraf di Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait