Dinas Pariwisata Natuna Terima DAK Fisik Rp1,2 Miliar

website pemkab natuna
Gapura geosite Gunung Ranai Natuna. Foto: ANTARA

Natuna (gokepri.com) – Dinas Pariwisata (Dispar) Natuna menerima dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1,2 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun beberapa infrastruktur pariwisata.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Natuna Rusdan Hadian mengatakan, DAK tersebut untuk membangun fasilitas rekreasi seperti gazebo, fasilitas umum seperti toilet, fasilitas aksesbilitas seperti jalur pejalan kaki dan rambu petunjuk.

“Lanjutan dari kegiatan tahun kemarin. Tahun kemarin ada pembangunan gapura, parkir dan mushola,” kata dia, Rabu 24 Maret 2024.

HBRL

Baca Juga: Duh! Geosite Geopark Natuna Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Hardiansyah mengatakan infrastruktur fasilitas di Geosite Gunung Ranai yang terletak di Kecamatan Bunguran Timur akan dibangun. Tujuannya untuk menarik wistawan ke lokasi wisata tersebut.

“Kita melanjutkan pembangunan di Geosite Gunung Ranai,” ujarnya.

Hardiansyah mengatakan Dispar Natuna akan terus berupaya membangun fasilitas di setiap geosite dan tempat wisata di Natuna. Namun demikian, ia mengakui saat ini ada kendala lahan terkait geosite yang bukan milik pemerintah.

“Kita tidak bisa mengajukan pembangunan jika tanah atau lahan untuk membangun bukan lahan milik pemerintah atau masih milik masyarakat, ” ujarnya.

Natuna diakuinya memiliki destinasi wisata yang unik dan menarik, mulai dari pantai, gua, gunung dan destinasi bawah laut. Sayangnya, tiket pesawat dari dan ke Natuna mahal, membuat wisatawan jadi enggan berkunjung.

“Tahun 2023 ada wisatawan dari Malaysia yang berencana ke Natuna namun dibatalkan karena harga tiket mahal,” ujar dia.

Menurut dia, objek wisata di Natuna berpotensi dibanjiri wisatawan jika tiket pesawat murah dan jadwal keberangkatan pesawat ada pada Kamis dan Minggu.

“Jika harga tiketnya Rp1,2 juta saja, kemungkinan akan banyak wisatawan yang datang ke Natuna dan jadwalnya Kamis Minggu, jadi mereka bisa empat hari tiga malam di Natuna,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait