Dentuman Misterius Guncang Bandung, Kaca Sampai Bergetar

ilustrasi (internet)

BANDUNG (gokepri.com) – Dentuman misterius terjadi di Bandung dan sekitarnya pada, Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari. Dari sejumlah video yang beredar, tampak kaca dan pintu rumah warga juga ikut bergetar tipis dalam waktu yang cukup lama.

Warga di sejumlah akun media social mengungkapkan, suara misterius itu terdengar sekitar jam 23.30 hingga 02.00 WIB. Sejumlah netizen melaporkan mendengar suara itu di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Purwakarta hingga Cianjur.

“Saya tinggal di Bandung Timur, terbangun sekitar jam 1-an. Terdengar ada suara, kaca di kamar mandi juga bergetar. Sampai sekarang jadi enggak bisa tidur, was-was,” tulis pemilik akun @nisa*****.

Dalam beberapa video yang direkam netizen, suara misterius itu mirip dengan suara pukulan ke tembok atau suara bass dari sound system.

Daeng Rosanda (37) terheran-heran saat mendengar suara kencang dari luar rumahnya di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung pada Jumat (4/9/2026) malam sekitar pukul 23.50 WIB.

Tenaga ahli IT itu mendeskripsikan, suara misterius itu awalnya terdengar seperti suara bass dari sound system. Ia menyangka suara itu datang dari Stadion Si Jalak Harupat (SJH), yang lokasinya memang dekat dari kediamannya.

“Kebetulan saya lagi nongkrong, karena mau kerja malam. Jadi pertama kejadian terdengar jam 12 (malam) kurang 10 menitan. Nah suaranya mirip sound horeng, kirain di Jalak, tapi ini semakin kencang. Kaca sampai bergetar,” ujar Daeng kepada detikJabar, Sabtu (5/9/2026).

Getaran itu datang selepas jam 12 malam, kaca di rumahnya bergetar kurang lebih 5 hingga 6 detik. Suara kencang itu, menurut Daeng, berubah menjadi seperti hantaman palu dari jarak kejauhan.

“Ke sananya seperti lagi paku alam, atau mirip orang jalan di lantai 2. Cuma saya penasaran, mengecek gempa enggak ada, kemudian kenceng lagi suaranya sekitar jam setengah satu malam,” ujar Daeng. *

(sumber: detik.com)

Pos terkait