O2SN dan FLS2N Tingkat Kota Batam, Asah Bakat Sejak Dini

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina membuka O2SN dan FLS2N di One Batam Mall, Rabu (15/5/2024). Foto: mediacenterbatam.go.id

Batam (gokepri.com) – Sebanyak 567 siswa setingkat SD dan SMP mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kota Batam, Kepri.

Peserta O2SN dan FLS2N adalah peserta yang telah lolos seleksi tingkat kecamatan yang sementara masih duduk SD kelas IV,V dan SMP kelas VII dan VIII.

Dilansir laman resmi Pemko Batam, jumlah peserta lomba ini terdiri dari O2SN sebanyak 337 siswa dan FLS2N sebanyak 230 siswa. Total peserta sebanyak 567 siswa.

Baca Juga: Harumkan Nama Batam, Tiga Atlet Citramas Raih Emas di O2SN Kepri

Pembukaan acara digelar di One Batam Mall Rabu 15 Mei 2024. O2SN dan FLS2N digelar berpencar di beberapa tempat di Batam sesuai jenis dan cabang lomba. O2SN diadakan mulai 15 hingga 16 Mei 2024, sedangkan FLS2N digelar 18 hingga 19 Mei 2024.

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang membuka acara mengatakan ajang ini digelar sebagai upaya mengasah bakat anak di bidang olahraga dan seni sejak dini.

Ia juga berharap siswa terbaik dari setiap cabang yang dilombakan bisa menjadi atlet bagi Batam dan Kepri.

“Kami ingin para juri atau wasit bertindak adil dan mencari yang terbaik di antara yang terbaik,” kata Marlin.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan O2SN terdiri atas lima cabang olahraga yaitu atletik, renang, bulu tangkis, pencak Ssilat dan karate.

“FLS2N teridiri atas enam jenis lomba yaitu musik tradisional, tari tradisonal, musik ensambel, solo vokal, ilustrasi dan pantonim,” kata Tri Wahyu.

Lomba O2SN dan FLS2N SD dan SMP ini antara lain mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga dan seni, membina dan mempersiapkan olahragawan dan seniman berprestasi sejak usia dini.

“Selain itu, mengembangkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri, dan rasa tanggung jawab. Kemudian, memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif bagi peserta didik,” kata dia.

Berbagai lomba itu juga mengedapankan sikap sportivitas dalam pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.

“Selain itu, mengembangkan ekspresi seni sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter peserta didik,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

BAGIKAN