Beasiswa Kuliah Pemko Batam Sasar Difabel dan Anak Yatim

Beasiswa pemko batam
Ilustrasi.

BATAM (gokepri) – Pemerintah Kota Batam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga tak mampu, termasuk anak yatim dan difabel.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam memfasilitasi program beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Program ini juga menyasar anak-anak yatim dan difabel yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri, menjelaskan mulai tahun ini, Pemko Batam membuka lebih banyak jalur bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi.

“Untuk anak-anak yatim maupun difabel yang punya cita-cita ke perguruan tinggi, kami ada program beasiswa. Baik jalur undangan maupun untuk yang tidak mampu,” kata Yusfa di Batam, Jumat (4/7).

Sebelumnya, beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang diterima di tujuh perguruan tinggi ternama melalui jalur undangan. Namun, tahun ini Pemko Batam memperluas cakupan program ke beberapa perguruan tinggi lokal, seperti Politeknik Negeri Batam.

Langkah ini diambil agar lebih banyak warga bisa mengakses pendidikan tinggi tanpa harus merantau jauh. “Kami mempertimbangkan bahwa tidak semua anak bisa kuliah jauh ke pulau Jawa. Karena itu, kita akan kerja sama dengan universitas lokal. Tapi, syaratnya harus dari keluarga tidak mampu,” ujarnya.

Yusfa menjelaskan, untuk jalur undangan, seleksi dilakukan melalui sekolah masing-masing. Data penerimaan diverifikasi ke perguruan tinggi tujuan, dan bantuan beasiswa akan disalurkan langsung ke pihak universitas setiap semester, bukan kepada mahasiswa secara pribadi.

“Persyaratan lain adalah mahasiswa harus memiliki prestasi. Artinya, mereka harus menjaga IPK di atas batas minimal yang ditentukan. Kita ingin beasiswa ini memotivasi mereka untuk serius belajar,” tambahnya.

Sementara itu, untuk jalur tidak mampu, pendaftaran dan verifikasi dilakukan melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam. Calon penerima akan dinilai berdasarkan kondisi ekonomi dan kelayakan lainnya.

“Kami berharap program ini bisa ditingkatkan lagi, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Tahun lalu anggaran yang kami siapkan tersisa, maka silakan mendaftar dan memanfaatkan program ini,” ujarnya.

Dengan program ini, Pemko Batam ingin memastikan tidak ada anak Batam yang kehilangan kesempatan belajar di perguruan tinggi karena kendala ekonomi. ANTARA

Baca Juga: Singapura Tawarkan Beasiswa untuk Pelajar Indonesia, Pendaftaran Dibuka 6 Januari 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait