Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota Batam mulai merekrut vaksinator atau petugas medis yang bertugas memberikan vaksin COVID-19 kepada masyarakat setempat.
“Mulai mempersiapkan secara baik tenaga medisnya, istilahnya vaksinator, mulai sekarang direkrut dan dilatih,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Rabu (16/12/2020).
Ia menginstruksikan kepada dinas kesehatan untuk segera mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan, agar saat vaksin diberikan dari pemerintah pusat, semuanya sudah siap.
“Ketika vaksin diluncurkan, kita sudah ready,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan angka penularan COVID-19 di kota setempat mulai melandai pada pekan kedua Desember 2020, dan diharapkan akan terus menurun.
Pemko Batam memastikan tidak ada pasien COVID-19 yang terlantar, semuanya relatif tertangani dengan baik.
“Semua masih tertangani dengan baik. Tidak ada yang terabaikan atau terbengkalai,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad usai rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Batam, Rabu.
Ia menginstruksikan rumah sakit untuk terus berkoordinasi mengenai kebutuhan-kebutuhan yang kurang, termasuk ketersediaan obat.
Dinas Kesehatan juga diminta terus mengupayakan menyiapkan obat yang sangat dibutuhkan pasien COVID-19.
“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani karena keterbatasan obat,” kata dia.
Wakil Wali Kota menyampaikan tingkat kesembuhan COVID-19 di Batam mencapai 81,5 persen dan tingkat kematian 2,5 persen.
Berdasarkan data terkini Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, kini terdapat 795 orang yang masih dalam perawatan. Mereka dirawat di 18 rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang tersebar di penjuru kota. Dan ada pula yang menjalani isolasi mandiri.
Jumlah warga yang terpapar COVID-19 hingga Selasa, mencapai 4.660 orang.
“Perkembangan COVID-19 memang selalu bertumbuh. Alhamdulillah sebagian besar OTG dan penanganan yang dilakukan rumah sakit, termasuk RSUD,” kata dia.
Amsakar Achmad menyatakan angka penularan COVID-19 masih ada, namun angkanya mulai menurun pada Desember 2020, dibandingkan September dan November 2020.
Sementara itu, hingga Rabu ini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Batam telah melakukan 18.856 pemeriksaan RT PCR, sebanyak 14.158 di antaranya dengan hasil negatif, 4.660 positif, dan 38 lainnya masih dalam proses.
Dari keseluruhan warga Batam yang positif COVID-19, paling banyak adalah karyawan swasta, kemudian ibu rumah tangga, wiraswasta, pelajar, tenaga kesehatan, dan ASN PNS.*
Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo dalam keterangan pers menegaskan vaksin COVID-19 gratis bagi masyarakat.
“Setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin COVID-19 untuk masyarakat adalah gratis,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu (16/12/2020).
(can)
|Baca Juga: Presiden Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Rakyat









