Bareskrim Usut Dugaan Korupsi Lampu Jalan Tenaga Surya

Lampu Jalan Tenaga Surya
Fasilitas penerangan jalan umum dengan tenaga surya (PJU-TS), yang merupakan program Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. Sejak 2015 hingga 2021, total PJU-TS yang terpasang berjumlah 90.687 unit atau setara penerangan jalan sepanjang 4.534 km. Foto: Humas Kementerian ESDM

JAKARTA (gokepri) – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pengadaan penerangan jalan utama tenaga surya (PJUTS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol. Arief Adiharsa menyebut pihaknya tengah melakukan penggeledahan di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. “Hari ini ada penggeledahan di Kantor EBTKE. Penyidik sudah di lokasi,” kata Arief.

Baca: 350 Lampu Jalan Tenaga Surya Dipasang di Batam

HBRL

Penggeledahan itu, kata dia, sudah dimulai sejak pagi tadi. Perwira menengah Polri itu belum menjelaskan secara terperinci terkait kasus yang sudah masuk tahap penyidikan tersebut. Termasuk, berapa pihak yang sudah dimintai keterangan, dan periode kapan dugaan korupsi itu terjadi.

“Kami jelaskan lebih lanjut nanti,” katanya.

Baca: 350 Lampu Jalan Tenaga Surya Dipasang di Batam, Amsakar Apresiasi Asman Abnur

Berdasarkan penelusuran di lama Kementerian ESDM, PJUTS merupakan salah satu langkah pemerintah sebagai upaya pengurangan emisi gas rumah kaca melalui pemanfaatan energi bersih yang minim emisi dan ramah lingkungan untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.

Dengan adanya pemasangan PJUTS ini, pemerintah daerah juga dapat menghemat pengeluaran daerah untuk pajak penerangan jalan.

Pada Desember 2023, Kementerian ESDM menyerahkan PJUTS ke empat pemerintah kabupaten/kota, yakni Pemko Batam, Pemkab Pati, Bojonegoro dan Tuban.

Pemerintah Kota Batam menerima 940 unit PJUTS yang dibangun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM tahun anggaran 2023.

Sementara itu, hingga tahun 2022, total PJUTS yang sudah dibangun di 36 provinsi sebanyak 22.546 unit, yang setara menerangi jalan sepanjang 1.027 km. Program PJUTS terlaksana lewat kerja sama antara pemerintah dan lembaga legislatif DPR RI Komisi VII. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait